Imbas Banjir Bandang, Aktivitas Pengeboran DEWA 0 Meter
:
0
Sebuah kendaraan alat berat besutan Darma Henwa. FOTO - Dok DEWA
EmitenNews.com - Darma Henwa (DEWA) menghabiskan dana eksplorasi Rp40,27 miliar. Anggaran tersebut terserap periode Januari-Juni 2026. Eksplorasi melalui anak usaha yaitu Gayo Mineral Resources di daerah Upper Tengkareng, dan Southeast Tengkareng.
Selama triwulan II 2026, kegiatan fokus persiapan, pemenuhan kebutuhan administrasi, dan teknis terkait proses perizinan IUP. Pada periode ini belum ada aktivitas pengeboran, sehingga total pencapaian pengeboran 0 meter, dengan total pencapaian Project to Date tetap 31.485,75 meter.
Total sampel batuan inti bor untuk analisis geokimia ICP multi elements (Cu, Ag, Mo, As, Pb, Zn, dll) dan Fire Assay untuk Au ke Laboratorium PT Sucofindo telah keluar hasil analisisnya selama triwulan II 2026 sebanyak 2888 sampel, dan akumulasi sampel yang telah keluar hasilnya 20.574 conto. Pengiriman sampel termasuk program protokol standar QAQC.
Telah menyelesaikan rangkaian uji metalurgi (flotasi, pemisahan gravitasi, pelindian, dan penggerusan) untuk domain sampel QDP, QFD dan Sediment Breccia. Total 104 conto batuan tambahan telah dikirimkan untuk analisis geokimia ICP multi elements (Cu, Ag, Mo, As, Pb, Zn, dll) dan FA untuk Au ke Laboratorium PT Sucofindo dari Prospek Sangir Barat. Persiapan penyusunan dokumen Studi Kelayakan, dan AMDAL untuk disampaikan ke ESDM sebagai persyaratan perubahan perizinan menjadi IUP Operasi Produksi.
Rencana selanjutnya, mMlaksanakan program pengeboran metalurgi 5.000 meter, dan pengeboran geoteknik 5.000 meter di Prospek Tengkereng Atas untuk mendukung studi metalurgi, evaluasi geoteknik, dan pengembangan data teknis proyek. Melaksanakan program pengeboran scout drilling 1.000 meter di Prospek Tengkereng Tenggara sebagai bagian dari kegiatan eksplorasi awal untuk menguji potensi mineralisasi.
Melaksanakan pemetaan geologi detail di Prospek Sangir Barat, disertai dengan perencanaan channel sampling, trenching untuk memperinci kontrol geologi, geometri, dan sebaran tubuh bijih. Melanjutkan pengiriman sampel batuan inti ke Laboratorium PT Sucofindo. Melakukan percepatan perpanjangan IUP Eksplorasi dan peningkatan izin menjadi IUP Operasi Produksi.
Aktivitas eksplorasi tidak berjalan mulus. Keadaan kahar berupa bencana alam banjir bandang, dan tanah longsor yang melanda Provinsi Aceh, dan sekitarnya yang menyebabkan akses dan logistik terhambat. Selain itu, anak usaha perseroan sedang dalam proses perpanjangan IUP Eksplorasi. (*)
Related News
Peta Kepemilikan Saham BACH Berubah Drastis
Buka Lapangan Kerja, ini Komitmen APLN
INPP Ekspansi Luar Jakarta, Genjot Pertumbuhan Berkelanjutan
Grup Sinarmas Dominasi HSC, Intip Performa Sahamnya
10 Grup Konglomerat Kompak Terjerat HSC BEI, Cek Saham-Sahamnya!
Emiten Konglo di Daftar HSC Terbaru, Dari Salim Hingga Hartono





