Gandeng Zhejiang Huayou, Vale Indonesia (INCO) Garap Produksi Bijih Nikel di Blok Pomalaa
:
0
EmitenNews.com - PT Vale Indonesia Tbk (INCO) menandatangani Perjanjian Kerjasama Definitif bersama Zhejiang Huayou Cobalt Co., Ltd (Huayou) untuk memproses bijih nikel PT Vale dari Blok Pomalaa di Kolaka, Sulawesi Tenggara, sebuah tonggak penting sebagai bagian dari rangkaian proyek.
Perjanjian ini, yang ditandatangani pada hari Minggu (13/11) bersamaan dengan acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) B20/G20 di Nusa Dua, Bali, merupakan bagian dari komitmen PT VaIe untuk membangun portofolio proyek kelas dunia dan memperkuat penambangan berkelanjutan generasi berikutnya di Indonesia.
"Proyek High-Pressure Acid Leach (HPAL) Blok Pomalaa adalah landasan agenda pengembangan berkelanjutan PT Vale yang akan memperkuat pembangunan ekonomi dan sosial di tingkat lokal dan nasional menuju masa depan," kata CEO PT Vale Indonesia Febriany Eddy dalam siaran pers (13/11).
"Proyek ini merupakan bukti komitmen PT Vale terhadap praktik penambangan berkelanjutan yang selaras dengan prioritas B20 untuk memastikan transisi energi yang adil dan teratur," tambahnya.
Proyek HPAL Blok Pomalaa diperkirakan akan menghasilkan hingga 120 kiloton nikel yang menjadi bagian penting untuk mendukung ekosistem baterai kendaraan listrik.
Related News
Telkom (TLKM) Kantongi Restu Spin-Off Bisnis Fiber ke InfraNexia
Laba Allo Bank Indonesia (BBHI) Dekati Rp300 Miliar, Turun 4 Persen
RUPST Indosat (ISAT) Ubah Jajaran Komisaris, Dirut Tetap Vikram Sinha
TLKM Ubah Pengurus, Dian Siswarini Diganti Nanang Hendarno
Perkuat Investasi, Direktur Ini Akumulasi Saham Paragon Karya (PKPK)
Untuk Modal Kerja, PTBA Tambah Utang Jumbo Rp6T dari BRI dan BMRI





