Gelombang Tekanan Belum Berakhir, IHSG Berpotensi Terkoreksi Terbatas
:
0
EmitenNews.com—Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Selasa (6/12) turun 94,75 poin atau 1,36% ke level 6.892,57. Total volume transaksi yang diperdagangkan mencapai 30,37 miliar saham dengan total nilai Rp 15,13 triliu. Sebanyak 122 saham naik, 461 saham turun dan 123 saham stagnan.
Pola pergerakan IHSG masih dibayangi oleh gelombang tekanan yang terlihat belum akan berakhir, sedangkan pola gerak IHSG juga akan dipengaruhi oleh sentimen dari fluktuasi nilai tukar Rupiah, selain itu pekan ini para investor asing masih mencatatkan capital outflow namun mengingat hingga saat ini kondisi perekonomian Indonesia masih berada dalam kondisi stabil maka peluang teknikal rebound masih terbuka lebar.
Dengan memperhatikan sentimen dan pola transaksi yang dilakukan investor, William Surya Wijaya CEO Yugen Sekuritas mengatakan hari ini, Rabu (7/12/2022), IHSG berpotensi terkoreksi terbatas pada range support di level 6836 dan resistance ada di 7123.
Saham-saham pilihan di tengah pekan ini adalah Indo Tambangraya Megah (ITMG), Bank mandiri (BMRI), Indofood CBP (ICBP), Bumi Serpong Damai (BSDE), Bank BRI (BBRI), XL Axiata (EXCL), dan Indofood (INDF).
Related News
CEO Pasardana Nilai 48 Emiten Resilien, Sabet EmitenNews Award 2026
Satu Dekade Berdikari, EmitenNews Beri Awards bagi Perusahaan Terbuka
Triv Premiere, Cuan ala Master Gema dan Gabriel Rey
IHSG Berbalik Menguat 1,56%, Big Banks Kinclong, CPIN Top Loser LQ45
Uang Bertanda Tangan Purbaya Masih Sah, Ini Penjelasan Bank Indonesia
Bursa Siang Rebound (23/9) IHSG Balik Meluncur ke Atas 6.300





