EmitenNews.com - PT Indosaku Digital Teknologi (Indosaku), menegaskan kembali komitmennya dalam membangun ekosistem keuangan digital yang sehat dan berintegritas. Komitmen ini diwujudkan penyelenggara layanan pendanaan bersama berbasis teknologi informasi (LPBBTI) itu melalui dua pilar utama.

Yaitu, konsistensi penyelenggaraan kegiatan edukasi literasi keuangan kepada generasi muda, serta dukungan penuh terhadap praktik penagihan yang etis, sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), dan antikekerasan.

Masifkan Literasi Keuangan dari Yogyakarta hingga Malang

Sepanjang Semester I tahun 2026, Indosaku secara aktif menggelar rangkaian kegiatan literasi keuangan digital ke institusi pendidikan tinggi. Berkolaborasi dengan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) dalam program "Pindar Mengajar", LPBBTI berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) itu, telah mengunjungi 

berbagai kampus. Di antaranya Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta pada Mei 2026, dan Universitas Islam Malang (UNISMA) pada Juni 2026.

Dalam kegiatan di UNU Yogyakarta, Indosaku berfokus pada pemaparan tren indeks literasikeuangan nasional hingga proyeksi tahun 2026. Juga menanamkan kesadaran mendalam mengenai pentingnya perlindungan data pribadi dan mitigasi risiko dasar siber bagi calon pengguna layanan finansial digital.

Sementara itu, di UNISMA Malang, edukasi diarahkan secara taktis untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai perbedaan substansial antara platform pendanaan legal (Pindar) dan pinjaman online ilegal (Pinjol ilegal). 

Mahasiswa dibekali pengetahuan untuk membangun rekam jejak finansial yang positif dan teknik pengelolaan dana digital agar terhindar dari jeratan utang yang tidak produktif.

Edukasi Berkelanjutan: Kampanye "Pinjol vs Pindar" dan Pelatihan Pembukuan

Komitmen edukasi Indosaku bersifat berkelanjutan. Melanjutkan kesuksesan kampanye di tahun sebelumnya, Indosaku juga telah menyambangi Kampus Bisnis Umar Usman BSD. Dalam kesempatan tersebut, Indosaku membawakan kampanye khusus bertajuk "Pinjol vs Pindar: Cerdas Memilih”