EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak mixed. Sepanjang perdagangan hari ini, Senin (13/9) indeks akan mengitari area resistance level 6.113, dan support level 6.000. Secara teknikal, Indeks pada perdagangan Jumat (10/9) berhasil melanjutkan penguatan, dan tutup pada level 6.068.
Karena itu, pada perdagangan hari ini, Senin (13/9) akan bergerak mixed. Itu dipengaruhi sentimen tapering dilakukan bank sentral Eropa (ECB), dan data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) memburuk. ”Sehingga akan mempengaruhi keputusan The Fed mengenai tapering,” tutur Salvian Fernando, Equity Research Analyst Victoria Sekuritas.
Secara teknikal, saham laik koleksi pada perdagangan hari ini yaitu Adi Sarana Armada (ASSA). Sebab, pada perdagangan akhir pekan lalu, mengalami penguatan 2,3 persen. Berhasil rebound dari level area support Rp2.590. ”Resistance saham Adi Sarana saat ini berada di level Rp2.840,” imbuhnya.
Selain risk & reward menarik, indikator MACD dan Stochastic juga terlihat mulai mengarah ke atas. Itu menandakan ada peluang terjadi penguatan. Oleh karena itu, rekomendasi trading buy untuk saham Adi Sarana dengan target price pada level Rp2.750. Selain itu, saham lain tidak kalan seksi untuk dibeli yaitu saham Astra International (ASII). (*)
Related News
OCBC Sekuritas Bawa 4 IPO Mid-Cap Melantai Sepanjang 2026, Ada Konglo?
IHSG Menguat Terbatas 0,27 Persen, Energi & Properti Masih Jadi Beban
RDP Bersama Komisi VI DPR RI, BTN Komitmen Ini
Saham Emas Beterbangan, IHSG Sesi I (26/1) Berkilau di Level 8.972
Hadirkan Saham AS, Kini Diversifikasi Aset Lebih Praktis di 1 Aplikasi
Arah Transaksi Asing di Tengah Free Float MSCI dan Bunga Acuan The Fed





