GGRM Catat Laba Rp1,54 Triliun, Melangit 1.372 Persen
:
0
Tampak para pekerja Gudang Garam sibuk dengan kegiatan masing-masing. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Gudang Garam (GGRM) kuartal I 2026 mencatat laba bersih Rp1,54 triliun. Melambung 1.372 persen dari episode sama tahun lalu hanya Rp104,43 miliar. Dengan demikian, laba per saham dasar dan dilusian emiten rokok berbasis di Kediri, Jawa Timur tersebut menjadi Rp799 dari Rp54.
Pendapatan Rp20,11 triliun, melorot 12,79 persen dari periode sama tahun lalu Rp23,06 triliun. Biaya pokok pendapatan Rp16,97 triliun, mengalami penyusutan secara signifikan dari Rp21,06 triliun. Laba kotor terkumpul Rp3,14 triliun, melinting dari posisi sama 2025 senilai Rp2 triliun.
Pendapatan lainnya Rp56,04 miliar, susut dari Rp108,85 miliar. Beban usaha Rp1,17 triliun, berkurang dari Rp1,8 triliun. Beban lainnya Rp801 juta, turun dari Rp1,16 miliar. Laba kurs Rp1 miliar, anjlok dari Rp9,78 miliar. Laba usaha Rp2,02 triliun, meroket secara signifikan dari periode sama tahun lalu Rp315,45 miliar.
Beban bunga tercatat sebesar Rp2,93 miliar, berkurang dengan signifikan dari Rp120,34 miliar. Laba sebelum pajak penghasilan Rp2,02 triliun, meroket dari tahun lalu Rp195,11 miliar. Beban pajak penghasilan Rp480,68 miliar, bengkak dari Rp87,59 miliar. Laba Rp1,54 triliun, melonjak dari tahun lalu Rp107,52 miliar.
Total ekuitas terakumulasi sebesar Rp64,11 triliun, mengalami peningkatan dari akhir tahun sebelumnya Rp62,57 triliun. Jumlah liabilitas Rp12,79 triliun, mengalami lonjakan dari akhir tahun lalu senilai Rp12,68 triliun. Total aset Rp76,9 triliun, mengalami peningkatan dari akhir 2025 sejumlah Rp75,25 triliun. (*)
Related News
Laba Q3 Rp1,16 Triliun, GOTO Naikkan Target Kinerja 2026
SMGR Kaji Opsi Buyback Saham di Tengah Dinamika Pasar Saham Domestik
Laba Q3 BKSL Naik 67,5 Persen, Ditopang Penjualan Lahan dan Bangunan
TLDN Cetak Pendapatan Naik 14,1 Persen, Raup Laba Rp875M di Q3 2026
Laba Bersih KAQI Tumbuh Kuat 84 Persen di Kuartal III-2026
BIKE Teken MoU dengan Pasar Jaya, Garap Proyek Pasar Minggu Rp1,1T





