EmitenNews.com - Gajah Tunggal (GJTL) bakal menebar dividen Rp174,22 miliar. Alokasi dividen itu, diambil sekitar 14,75 persen dari tabulasi laba bersih tahun buku 2024 sebesar Rp1,18 triliun. Oleh sebab itu, para investor akan mendapat setoran dividen Rp50 per lembar.

Selanjutnya, sekitar 2,12 persen alias Rp25 miliar disisihkan sebagai dana cadangan. Kemudian, sisa 83,13 persen setara Rp990 miliar akan dicatat sebagai laba ditahan. Rencana pembagian dividen tunai untuk periode tahun buku 2024 sesuai dengan hasil RUPS tahunan pada 25 Juni 2025. 

Dan, rincian jadwal pembagian dividen tahun buku 2024 menjadi sebagai berikut. Cum dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 4 Juli 2025. Ex dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 7 Juli 2025. Cum dividen pasar tunai pada 8 Juli 2025. Ex dividen pasar tunai pada 9 Juli 2025. 

Daftar pemegang saham berhak atas dividen tunai alias recording date pada 8 Juli 2025 pukul 16.00 WIB. Pembayaran dividen pada 30 Juli 2025. Kebijakan dividen itu, berdasar data keuangan per 31 Desember 2024 dengan laba Rp1,18 triliun. Saldo laba ditahan Rp7,1 triliun. Total ekuitas Rp9,45 triliun. 

Nah, bedasar data pemegang saham per 31 Mei 2025, Lo Kheng Hong mengemas 190.094.900 lembar. Kalau Lo Kheng Hong tidak melakukan penambahan alias tetap 5,455 persen, maka investor kawakan pasar modal itu, akan menambang dividen tunai Rp9,5 miliar. (*)