Grab x GOTO: Konsolidasi Raksasa Digital atau Ancaman Monopoli Baru?
Grab x GOTO: Konsolidasi Raksasa Digital. DOK/ISTIMEWA
Potensi merger antara Grab dan GOTO adalah langkah strategis yang bisa mendefinisikan ulang lanskap digital Asia Tenggara. Namun seperti semua konsolidasi besar, ini bukan hanya soal angka dan efisiensi. Ini menyangkut kepercayaan investor, kenyamanan konsumen, serta integritas hukum.
Investor perlu berhati-hati menilai: apakah ini langkah penyelamatan rasional atau bentuk panik dari bisnis yang belum menemukan model berkelanjutan? Sementara itu, regulator perlu tegas memastikan agar merger ini tidak mengorbankan kompetisi sehat dan hak konsumen. Karena dalam dunia bisnis digital, yang terbesar belum tentu yang terbaik. Tapi yang paling transparan, disiplin, dan adaptif, itulah yang bertahan.
Related News
Pembekuan Izin Underwriter: Alarm Keras bagi Tata Kelola Pasar Modal
IPO Dulu, Masalah Kemudian: Ada Apa dengan Pengawasan OJK dan BEI?
Danantara Masuk Bursa, BPJS Tambah Porsi Saham: Akhir Era Dana Asing?
Seruan Serok Saham di Tengah Krisis: Logika vs Realitas Investor Ritel
Apakah Mundurnya Pejabat BEI dan OJK Sudah Menjawab Respons Publik?
Eksodus OJK dan Pertaruhan Integritas: Harga Sebuah Kepercayaan





