EmitenNews.com - PT Darma Henwa Tbk (DEWA) menyatakan akan merevisi target kinerja untuk tahun 2024 karena keterlambatan pencairan pembiayaan investasi alat produksi dan kerja. 

Direktur dan Sekretaris Perusahaan DEWA mengungkapkan, belum ada kepastian terkait besaran revisi target yang akan diterapkan. Namun, keterlambatan pendanaan ini telah berdampak signifikan pada produktivitas perusahaan.

Ahmad menambahkan bahwa rencana pendanaan dan pengadaan peralatan baru telah dirancang sejak akhir 2023.

“Di akhir tahun 2023 kami sudah membuat perencanaan untuk tahun 2024 agar sudah mendapatkan pendanaan dan peralatan baru, namun ternyata terjadi keterlambatan pendanaan," ujar Ahmad, Senin (9/12).

Laporan kinerja semester I 2024 menunjukkan pendapatan perusahaan turun 19,4% secara tahunan (yoy) menjadi Rp2,9 triliun, dibandingkan Rp3,6 triliun pada periode yang sama tahun lalu. 

Namun, laba bersih justru meningkat 10,9% yoy dari Rp12,8 miliar menjadi Rp14,2 miliar. Ahmad menambahkan bahwa peralatan baru telah tiba dan diharapkan dapat meningkatkan produksi perusahaan.

Sebagai langkah antisipasi untuk mendukung kinerja di tahun 2025, DEWA fokus menerapkan efisiensi ketat. Sementara itu, laporan keuangan untuk periode hingga September 2024 belum dapat dipublikasikan karena masih dalam proses audit. 

Manajemen optimis bahwa dengan peralatan baru, produktivitas akan kembali meningkat dan target jangka panjang dapat tercapai.