EmitenNews.com - Global Digital alias blibli (BELI) belum bisa keluar jebakan rugi. Sepanjang kuartal I 2026, emiten Grup Djarum itu, boncos Rp303 miliar. Susut 52,52 persen dari posisi sama tahun lalu dengan catatan rugi Rp638,15 miliar. Oleh sebab itu, rugi per saham dasar turun menjadi Rp2 dari sebelumnya Rp5. 

Pendapatan bersih Rp7,83 triliun, mengalami lompatan 66,95 persen dari periode sama tahun lalu Rp4,69 triliun. Beban pokok pendapatan Rp6,65 triliun, membengkak dari fase sama tahun sebelumnya Rp3,82 triliun. Laba kotor terkumpul Rp1,18 triliun, mengalami peningkatan signifikan dari Rp874,39 miliar. 

Beban penjualan Rp533,92 miliar, bengkak dari Rp506,27 miliar. Beban umum dan administrasi Rp881,69 miliar, berkurang dari Rp952,59 miliar. Pendapatan lainnya Rp27,92 miliar, melejit dari Rp16,21 miliar. Beban lainnya Rp4,55 miliar, mengalami penyusutan dari Rp14,64 miliar. 

Rugi usaha Rp204,2 miliar, menipis dari Rp582,89 miliar. Pendapatan keuangan Rp11,38 miliar, tergerus dari Rp17,66 miliar. Biaya keuangan Rp69,06 miliar, bengkak dari Rp52,03 miliar. Beban pajak penghasilan Rp40,09 miliar, naik dari Rp24,24 miliar. Rugi tahun berjalan Rp301,98 miliar, menciut dari Rp641,5 miliar. 

Total ekuitas Rp9,15 triliun, mengalami koreksi dari Rp9,45 triliun. Defisit Rp28,6 triliun, bengkak dari akhir 2025 senilai Rp28,3 triliun. Jumlah liabilitas Rp9,47 triliun, bertambah dari akhir tahun lalu Rp8,35 triliun. Total aset Rp18,63 triliun, melonjak dari akhir tahun sebelumnya Rp17,8 triliun. (*)