Grup Sinarmas (BSDE) Klarifikasi BEI, Terkait Ini

Kawasan milik BSDE Serpong.
EmitenNews.com - Emiten pengembang properti Grup Sinarmas PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) menanggapi permintaan klarifikasi Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait volatilitas transaksi saham perseroan.
Melalui surat jawaban resmi, manajemen menegaskan bahwa tidak terdapat informasi atau fakta material yang belum diungkapkan ke publik dan dapat memengaruhi harga saham maupun keputusan investasi pemodal.
Corporate Secretary BSDE, Ricardo Arif Dharmawan, menyampaikan bahwa perseroan tidak mengetahui adanya informasi material sebagaimana diatur dalam POJK No.31/POJK.04/2015 maupun Peraturan Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi.
“Perseroan belum mengetahui adanya informasi, fakta, atau kejadian penting lainnya yang material dan dapat memengaruhi harga efek BSDE serta kelangsungan hidup perseroan,” tegasnya.
Namun demikian, BSDE mengonfirmasi telah menerima laporan dari Wakil Presiden Direktur Michael J.P. Widjaja mengenai perubahan kepemilikan saham, sesuai dengan kewajiban pelaporan dalam POJK No.11/POJK.04/2017. Informasi tersebut juga telah disampaikan melalui keterbukaan informasi di situs IDXNet.
Terkait rencana aksi korporasi, perseroan memastikan tidak memiliki agenda strategis dalam waktu dekat yang dapat berpengaruh terhadap pencatatan saham di bursa.
“Selain rencana penerbitan obligasi dan sukuk yang telah kami umumkan sebelumnya pada 21 Agustus 2025, tidak ada rencana korporasi lain dalam tiga bulan mendatang,” jelas Ricardo.
Lebih lanjut, BSDE menegaskan bahwa pemegang saham utama tetap berkomitmen mempertahankan kepemilikan sahamnya di perseroan.
Sebagai oinformasi Pada perdagangan hari ini Jumat (29/8) saham BSDE turun Rp85 atau melemah 7,26 persen ke level Rp1.085 perlembar saham.
Dalam sebulan BSDE naik 29,1 persen dari Rp840 Pada 29 Juli 2025 saham
Related News

Sentra Investa Buang Satu Juta Saham BMBL di FCA, Buat Apa?

Bos Bank KB (BBKP) Lego Habis Saham Harga Atas, Ada Apa?

IMAS Grup Salim Umumkan Caplok 99,98 Persen Saham Nissan Motor

Emiten Sawit Ini Cetak Laba Melonjak 1.323 Persen di Semester I-2025

Bank Raya (AGRO) Genjot Pertumbuhan Mitra SRC Lewat Pinjaman

HRTA Teken Jual-Beli Logam Mulia