EmitenNews.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan nilai tukar rupiah ditargetkan berada pada rentang Rp16.800 hingga Rp17.500 di RAPBN 2027.

Hal itu disampaikan dalam rapat paripurna DPR RI ke-19 terkait KEM dan PPKF RAPBN 2027 di Jakarta, Rabu (20/5/2026).

"Kita juga sampaikan nilai tukar rupiah berada pada 16.800 hingga 17.500 rupiah," ujar Prabowo.

Sejumlah angka kunci perekonomian Indonesia dalam rangka mendukung program-program vital.

Di antaranya optimalisasi PDB yang ditargetkan mencapai 11,82 hingga 12,40 persen di tahun 2027, lalu belanja negara 13,62 hingga 14,80 persen dari PDB, serta angka defisit pembiayaan 1,80 hingga 2,40 persen PDB.

Adapun pada perdagangan Selasa (19/5) mata uang rupiah ditutup melemah 35 point ke level Rp17.703.

Angka ini terus menunjukkan tren pelemahan, setelah sebelumnya merosot ke level Rp
17.680.

Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi menyebut untuk perdagangan hari ini, mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp17.700- Rp17.750.