Harga Minyak Stabil Karena Trump Tunda Aksi Militer ke Iran
:
0
minyak stabil di kisaran USD104 per barel karena Trump menunda tindakan yang direncanakan terhadap Iran. (Foto: Oilprices.com)
EmitenNews.com - Harga minyak stabil di kisaran USD104 per barel karena Trump menunda tindakan yang direncanakan terhadap Iran dan Washington memperpanjang pengecualian bagi pembeli minyak mentah Rusia.
Minyak mentah WTI bertahan stabil di atas $104 per barel pada hari Rabu setelah mengalami tekanan pada sesi sebelumnya. Pada sesi sebelumnya, dipantau dari oilprice.com WTI diperdagangkan di harga USD103,32 per barel, turun -1,06%, sedangkan Brent berada di level USD110,52, melemah sebesar -1,45%.
Relatif stabilnya harga minyak hari ini karena investor menilai ancaman baru Presiden Donald Trump untuk melanjutkan serangan militer terhadap Iran jika negara itu gagal menerima persyaratan perdamaian AS. Komentar tersebut muncul kurang dari sehari setelah Trump mengatakan dia telah membatalkan serangan yang direncanakan setelah permohonan dari sekutu Teluk, sambil memperingatkan bahwa Washington dapat bertindak dalam "dua atau tiga hari."
Perkembangan ini menambah ketidakpastian yang terus-menerus seputar konflik Timur Tengah, dengan program nuklir Iran tetap menjadi hambatan utama dalam negosiasi.
Perang kini telah memasuki minggu ke-12 dan secara efektif menutup Selat Hormuz yang strategis bagi lalu lintas pelayaran, mendukung harga minyak dan memicu kekhawatiran inflasi.
Sementara itu, laporan menunjukkan bahwa NATO sedang mempertimbangkan rencana untuk mengawal kapal komersial melalui jalur air tersebut jika rute tersebut tetap diblokir setelah awal Juli, menambah lapisan ketidakpastian lain di pasar.(*)
Related News
Tujuan Penyempurnaan SLIK, Dukung Pengawasan Sektor Jasa Keuangan
RI Masih jadi Target Investasi, Pengusaha Dorong Percepatan Izin KEK
Proyeksi Pengamat Semester II 2026 IHSG 7.000-8.000, Cek Kondisinya
Kolaborasi ESR - MCUDI, Bangun Dua Fasilitas Logistik di Jabodetabek
Minim Intervensi, Yen Melemah ke 162 per Dolar AS
Incar Status Pasar Maju MSCI, Won Korea Kini Diperdagangkan 24 Jam





