Hadir di Ready To eMove, Anak Usaha NFC dan MCAS Grup Tampilkan Motor Listrik Volta 401
B20 secara konsisten menyesuaikan prioritasnya pada KTT G20. Prioritas tersebut antara lain rekomendasi kebijakan pada reformasi sistem keuangan, perdagangan investasi, infrastruktur, ketenagakerjaan, iklim dan energi baru terbarukan.
Dalam pembukaan Ready to eMove, Staf Khusus Presiden, Diaz Hendropriyono menyampaikan, pola mobilitas saat ini tidak berkelanjutan sebab sektor otomotif merupakan salah satu penyumbang emisi terbesar.
"Sehubungan dengan hal ini, Presiden Joko Widodo memulai inisiatif untuk melakukan transformasi ke kendaraan listrik yang menghasilkan emisi lebih sedikit. Beliau menargetkan 2 juta kendaraan listrik mengaspal di jalan-jalan di Indonesia pada tahun 2025," ungkap Diaz.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, turut mengutarakan dukungannya atas terselenggaranya Ready to eMove.
“Kita tahu bahwa target yang kita inginkan, yaitu penurunan emisi 29% di 2030 dan emisi nol di 2060 itu tidak mudah. Tetapi melihat upaya yang dibentuk semua komunitas, mulai dari adanya Peraturan Presiden, Peraturan Menteri, Kepolisian, TNI, dan Swasta, ini menunjukan bahwa kita bersama untuk mewujudkan misi yang luar biasa," tutur Menteri Budi Karya.
Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo menambahkan, peraturan soal motor listrik diharapkan selesai tahun ini.
Related News
Data DJP, Laporan SPT Capai 9,7 Juta, Aktivasi Coretax 17,1 Juta WP
Konflik Timur Tengah, Indonesia-Jepang Sepakat Percepat Blok Masela
Lawan Rentenir dan Pinjol Pemerintah Tawarkan Pinjaman Bunga 6 Persen
Bersifat Komplementer, Perdagangan Dengan Jepang Paling Menguntungkan
Kementan Andalkan AWD Hemat Air Hadapi Kemarau
Harga Emas Antam Turun Rp30.000 Per Gram





