Kerja Sama RI-Australia, Akses Danantara ke Ekosistem Investasi Global
:
0
CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani. Dok. InvestorDaily.
EmitenNews.com - Indonesia-Australia memperkuat kerja sama investasi. Pemerintah kedua negara menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dalam rangka memperkuat kerja sama investasi, yang dilaksanakan sebagai bagian dari kunjungan resmi Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese ke Indonesia.
Penandatanganan MoU oleh CEO Danantara Indonesia Rosan Perkasa Roeslani dan Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong, disaksikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto dan PM Australia Anthony Albanese.
Mencerminkan ambisi bersama kedua negara, MoU sejalan dengan kebijakan strategis kedua negara, diantaranya Invested: Australia’s Southeast Asia Economic Strategy to 2040, Indonesia–Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA), serta Visi Indonesia Emas 2045.
CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (6/2/2026) mengatakan, MoU ini mencerminkan komitmen kuat kedua negara untuk melangkah lebih jauh dalam membangun kemitraan ekonomi yang saling menguatkan dan berorientasi jangka panjang.
Kolaborasi tersebut dagi Danantara Indonesia, membuka akses lebih luas ke ekosistem investasi global, memperkuat kepercayaan, serta menciptakan peluang nyata bagi pengembangan proyek-proyek strategis ke depan.
"Ini langkah forward looking untuk mendorong investasi berkualitas, mempercepat transformasi ekonomi nasional, dan memperkuat kapasitas sumber daya manusia Indonesia agar semakin kompetitif di tingkat global," ujar Rosan, yang juga Menteri Investasi Kabinet Merah Putih.
MoU kedua negara menetapkan kerangka dan mekanisme kolaborasi yang terstruktur untuk mendorong pertumbuhan hubungan investasi Indonesia dan Australia secara berkelanjutan.
Kolaborasi dilakukan melalui penguatan kemitraan dengan lembaga pendanaan dan institusi investasi Australia, guna memperluas akses pembiayaan dan memperdalam aliran investasi bilateral.
Di luar mobilisasi modal, kerja sama juga menekankan pembangunan kapasitas jangka panjang melalui kolaborasi di bidang pendidikan, pengembangan keahlian, serta pertukaran talenta.
Ini juga bagian dari upaya Danantara memperkuat profesionalisme dan produktivitas sumber daya manusia serta mendukung transformasi ekonomi nasional yang berdaya saing global.
Related News
Bisnis Layanan GUCD Perta Arun Gas Diminati Kapal LNG Global
Emas Dunia Turun Ke USD4.261, Antam Melorot Rp16.000 per Gram
Yield Obligasi AS Sentuh Level 2007, Pasar Antisipasi Suku Bunga Fed
Dolar Perkasa di 101,1, Tekan Rupiah dan Pasar Asia
Nikkei Melesat 500 Poin Ditopang Saham AI dan Dividen
AS-Iran Tegang, Fed Hawkish, Harga Emas ke Level Terendah 7 Minggu





