Hadirkan Paket Wisata, Menparekraf Apresiasi Kolaborasi Citilink Indonesia-KEMBERIN

Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno. dok. Kemenparekraf.
EmitenNews.com - Kolaborasi antara PT Citilink Indonesia dengan Asosiasi Kembali Berwisata di Indonesia (KEMBERIN) yang meluncurkan program Linktrip mendapat apresiasi dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf).
"Kami sangat mengapresiasi inisiasi Citilink dan KEMBERIN yang menghadirkan Linktrip sebagai sebuah platform yang menawarkan paket lengkap berwisata di berbagai destinasi di Indonesia," kata Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno dalam "The Weekly Brief With Sandi Uno" di Jakarta, Senin (12/2/2024).
Dari kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung program Gerakan Nasional Bangga Berwisata di Indonesia dan pencapaian target jumlah kunjungan baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara.
Sementara itu, Direktur Niaga dan Kargo PT Citilink Indonesia, Ichwan F. Agus mengatakan, paket wisata yang dihadirkan dalam Linktrip merupakan paket lengkap. Mulai dari tiket pesawat PP, akomodasi, serta tiket atraksi dan aktivitas lainnya di destinasi wisata tersebut.
"Beberapa paket wisata yang ditawarkan adalah paket wisata ke Bromo, paket wisata Cap Go Meh, paket wisata Sailing Komodo, paket wisata Gunung Rinjani, juga (paket wisata) Banda Neira," ujar Ichwan F. Agus.
Kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen Citilink dalam memajukan pariwisata Indonesia.
Pihaknya juga mengadakan program "Pulang Kampung Duluan Bersama Citilink" dan program Lebaran ke Jakarta yang diadakan sebelum dan sesudah lebaran melalui penyediaan harga khusus.
Untuk program ini, periode pemesanan dapat dilakukan pada 12 hingga 22 Februari 2024 dengan periode perjalanan pada 19 Februari hingga 31 Mei 2024.
"Teman-teman semua yang ingin mengakses Linktrip bisa diakses di web citilink.co.id/linktrip juga mobile apps kami," ujar Ichwan.
Sementara itu, Ketua Umum KEMBERIN, Sean Richard Bangun, mengatakan hadirnya program ini tidak lepas dari dukungan Kemenparekraf. Ia optimistis target kedatangan wisatawan akan tercapai dengan upaya semua pihak.
"Saya yakin target wisatawan di Indonesia akan achieve dengan dukungan dari Linktrip ini," kata Sean Richard Bangun. ***
Related News

Mau Bebas Sanksi? Lapor SPT Pajak Hingga 11 April 2025

UMKM BRI Bawa Minyak Telon Lokal Tembus Pasar Internasional

Indonesia Siapkan Langkah Strategis Respons Tarif Resiprokal AS

PTPP Hadirkan Inovasi dan Keunikan Pembangunan Terowongan di Samarinda

Balas Indonesia dengan Tarif Impor 32 Persen, Ini Alasan Trump

Hadapi Aksi Trump, Ekonom Ini Sarankan RI Evaluasi Kebijakan Dagang