Hampir Seluruh Sektor Memerah, IHSG Ditutup Turun 0,73 Persen ke Level 6.751,86

EmitenNews.com -Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), pada perdagangan hari ini, Kamis (15/12/2022), ditutup terkoreksi 49,89 poin atau 0,73 persen menjadi 6.751,86.
IHSG bergerak dalam rentang 6.740,96-6.801,84 dengan nilai transaksi Rp 7,85 triliun. Pada penutupan kali ini, 215 saham menguat, 308 terkoreksi, dan 183 lainnya stagnan. Terpantau, sembilan dari sebelas indeks sektoral kompak melemah, dipimpin oleh sektor cyclical di angka 1,03 persen.
Penurunan indeks dipengaruhi pelemahan hampir seluruh sektor saham, seperti saham sektor konsumer primer melemah 1,03%, saham sektor infrastruktur 0,68%, kesehatan 0,68%, saham keuangan 0,80%, dan properti 0,79%. Sebaliknya, saham teknologi naik 0,87% dan sektor transportasi 0,04%.
Saham-saham yang mengalami kenaikan harga di antaranya PT Ifishdeco Tbk (IFSH) naik Rp 150 (15%) menjadi Rp 1.150, PT Chemstar Indonesia Tbk (CHEM) naik Rp 23 (11,68%) menjadi Rp 220, dan PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP) menguat Rp 9 (10,47%) menjadi Rp 95.
Selain itu, saham PT Venteny Fortuna International Tbk (VTNY) menguat Rp 36 (10%) menjadi Rp 396 dan PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (CASH) naik Rp 10 (9,90%) menjadi Rp 111.
Sebaliknya, lima saham ini turun parah hingga auto reject bawah (ARB), yaitu saham PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK), PT Tri Banyan Tirta Tbk (ALTO), PT Sunter Lakeside Hotel Tbk (SNLK), PT Indonesia Prima Property Tbk (OMRE), PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA), dan PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK).
Related News

Maanfaatkan Pasar Mamin, ITPC Meksiko Fasilitasi Business Matching

Malaysia Cabut Bea Masuk Anti Dumping Serat Selulosa Asal Indonesia

PLN Pertahankan Status Siaga Kelistrikan Hingga 11 April

Kemenperin Rilis Peta Jalan Hilirisasi untuk Pacu Swasembada Aspal

Investasi Tembus Rp206 Triliun, Industri Agro Serap 9,3 Juta Naker

Diskon Biaya Listrik 50 Persen Berakhir, Maret Berlaku Tarif Normal