Harga Emas Turun karena Ancaman Terbaru Trump
:
0
Foto ilustrasi emas antam. Foto: Antam
EmitenNews.com - Harga emas turun dalam perdagangan Asia pada Senin (6/4/2026) setelah mencatatkan kenaikan mingguan. Harga emas tertekan karena Presiden AS Donald Trump memperingatkan akan adanya eskalasi lebih lanjut di Timur Tengah jika Iran gagal membuka kembali Selat Hormuz pada Selasa (7/4/2026).
Harga emas spot turun 0,7% menjadi $4.644,74 per ons pada pukul 00:04 ET (04:04 GMT). Kontrak berjangka emas turun tipis 0,2% menjadi 4.672,75/oz.
Harga emas batangan telah naik 4% pada pekan sebelumnya setelah membalikkan sebagian besar kenaikan pada sesi perdagangan terakhir pada hari Kamis.
Investing.com, Senin (6/4/2026) menulis perhatian pasar tetap tertuju pada ultimatum terbaru Presiden Trump kepada Iran bahwa mereka harus memulihkan pengiriman melalui Selat Hormuz pada pukul 8 malam Waktu Bagian Timur pada Selasa atau menghadapi konsekuensi berat.
Trump mempertajam peringatannya selama akhir pekan dalam sebuah unggahan Truth Social, dengan mengatakan “Selasa akan menjadi Hari Pembangkit Listrik, dan Hari Jembatan, semuanya terbungkus dalam satu, di Iran,” menandakan bahwa infrastruktur sipil Iran dapat menjadi sasaran jika lalu lintas kapal tanker melalui jalur air strategis tersebut tidak dipulihkan.
Namun, sebuah laporan Axios pada Minggu malam menyatakan bahwa AS, Iran, dan mediator regional sedang membahas persyaratan untuk potensi gencatan senjata 45 hari yang pada akhirnya dapat mengarah pada kesepakatan yang lebih luas untuk mengakhiri perang.
Selat Hormuz membawa sekitar seperlima dari pengiriman minyak global, dan gangguan telah menyebabkan harga naik lebih dari dua kali lipat tahun ini.
Harga minyak yang lebih tinggi telah menambah kekhawatiran inflasi, membatasi potensi kenaikan harga emas karena investor semakin memperkirakan suku bunga AS akan tetap tinggi untuk waktu yang lebih lama. Investor juga menilai data penggajian AS terbaru, yang dirilis saat banyak pasar tutup karena libur Jumat Agung, menunjukkan ketahanan pasar tenaga kerja yang lebih kuat dari perkiraan.
Indeks Dolar AS naik tipis 0,1% dalam perdagangan Asia pada hari Senin.
Di antara logam mulia lainnya, harga perak turun 0,6% menjadi $72,58 per ons, sementara platinum turun tipis 0,4% menjadi $1.985,60/ons.
Related News
Mitsubishi Resmi Pasarkan Hybrid Pertamanya di Indonesia
Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 M, Ini yang Dilakukan PT Pos
Harga Sawit Berjangka Naik, Pompa Optimisme Emiten
Rupiah Melemah ke Rp18.125 Imbas Ketegangan AS-Iran
Konflik AS-Iran Picu Inflasi Global, Emas Dunia dan Antam Turun Tajam
Ketegangan AS-Iran Dongkrak Imbal Hasil Obligasi AS Hingga 4,59 Persen





