Hasil Review MSCI, Saham-saham ini Siap Meledak
:
0
Seseorang berjalan di depan teras Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks bursa Wall Street kemarin ditutup menguat. Itu ditopang rebound saham sektor teknologi. Lompatan saham teknologi setelah sehari sebelumnya tertekan aksi jual akibat ada indikasi The Fed untuk menaikkan suku bunga acuan tahun ini sebanyak satu kali.
Di antara jajaran saham sektor teknologi, Intel mencatat penguatan paling signifikan sebesar 10,64 persen setelah presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan akan berkolaborasi dengan Apple untuk mendesain chip di AS. Sejalan dengan kenaikan itu, saham emiten sejenis ikut terangkat.
Misalnya, Micron Technology melonjakn 8,7 persen, dan Nvidia melejit 2,95 persen. Lalu, iShares Semiconductor ETF melonjak 6,62 persen. Penguatan indeks bursa Wall Street, dan status pasar saham Indonesia tetap Emerging Market diprediksi menjadi sentimen positif pasar.
Sementara itu, penilaian MSCI masih ada ruang untuk perbaikan transparasi kepemilikan saham alias free float, pembentukan harga di pasar wajar, terkoreksi harga mayoritas komoditas, dan aksi jual investor asing berpeluang menjadi sentimen negatif untuk indeks harga saham gabungan (IHSG).
So, IHSG diprediksi bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 6.070-5.970, dan resistance 6.275-6.375. Berdasar data itu, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia menjagokan saham Merdeka Gold (MDKA), Unilever (UNVR), Merdeka Battery (?MBMA), Sarana Menara (?TOWR), Amman (?AMMN), dan Antam (?ANTM). (*)
Related News
Genjot ini, Bank Raya Hadirkan Raya Preloved Bazaar Vol.2
IHSG Turun Tipis ke 6.343, Saham-Saham Bakrie Kinclong
Perkuat Pendidikan Karakter, ini Aksi Nyata Alumni ITB Angkatan 1985
IHSG Mendatar di Sesi I, Saham Grup Bakrie Justru Berpesta!
RI-China Bakal Sulap Madura Jadi Kawasan Industri Berat
IHSG Dibuka Mencuat 0,45 Persen Dekati Level 6.400





