Genjot ini, Bank Raya Hadirkan Raya Preloved Bazaar Vol.2
:
0
Tampa nasabah Bank Raya mendapat penjelasan dari petugas bank soal aplikasi raya. FOTO - Dok Bank Raya
EmitenNews.com - Bank Raya Indonesia (Bank Raya) sebagai bank digital bagian BRI Group, kembali menghadirkan Raya Preloved Bazaar Vol.2. Kegiatan itu, digeber pada 6–7 Agustus 2026 di Island Hall, Lantai Dasar Menara BRILiaN. Menjadi salah satu bentuk lifestyle activation berbasis komunitas mengajak masyarakat untuk menerapkan gaya hidup lebih berkelanjutan sekaligus memanfaatkan layanan keuangan digital.
Melalui Raya Preloved Bazaar Vol.2, Bank Raya ingin menghadirkan pengalaman berbelanja tidak hanya mengikuti tren gaya hidup, tetapi juga mendorong pemanfaatan kembali produk berkualitas sebagai bagian dari upaya mengurangi limbah fashion, dan mendukung terciptanya ekonomi sirkular.
Kegiatan itu, akan menghadirkan 25 tenant kategori medium–high brand menyasar segmen medium-high, dengan sekitar 50 persen tenant berkolaborasi bersama berbagai Key Opinion Leader (KOL) makro maupun mikro. Kolaborasi itu, diharap dapat memperluas jangkauan audiens, meningkatkan engagement lintas komunitas, sekaligus memperkuat ekosistem lifestyle sejalan dengan prinsip keberlanjutan.
Ajeng Putri Hapsari, Corporate Secretary Bank Raya mengatakan, "Raya Preloved Bazaar Vol.2 merupakan bagian dari upaya Bank Raya untuk hadir lebih dekat dengan komunitas, dan gaya hidup generasi muda. Kami ingin menunjukkan transaksi digital dapat menjadi pengalaman mudah, aman, dan relevan dengan berbagai aktivitas. Melalui kegiatan itu, kami berharap makin banyak masyarakat merasakan manfaat layanan digital Bank Raya dalam keseharian mereka".
Penyelenggaraan Raya Preloved Bazaar Vol.2 juga menjadi bagian dari strategi Bank Raya dalam menghadirkan aktivitas pemasaran. Melalui kegiatan tersebut, Bank Raya mematok peningkatan akuisisi nasabah baru (CIF), pertumbuhan volume Digital Saving, peningkatan transaksi QRIS, dan optimalisasi penggunaan berbagai layanan digital Bank Raya.
Seluruh produk yang ditawarkan telah melalui proses kurasi untuk memastikan kualitas, kelayakan pakai, dan relevansinya dengan kebutuhan pasar. Beragam kategori produk akan dihadirkan, mulai aksesori seperti perhiasan, jam tangan, fashion accessories premium, fashion berupa ready-to-wear, outerwear, modest wear, hingga berbagai fashion item bermerek.
Selain itu, pengunjung juga dapat menemukan produk kecantikan telah memenuhi standar keamanan, dan koleksi tas dengan berbagai model, seperti handbag, tote bag, clutch, hingga luxury brand bag. Tidak hanya itu, tersedia pula beragam pilihan sepatu dengan kualitas tetap terjaga.
Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati berbagai promo transaksi selama acara berlangsung. Di antaranya cashback apabila melakukan transaksi menggunakan QRIS Raya dengan belanja minimal Rp50 ribu, dan cashback untuk nasabah baru yang membuka rekening dengan kode referral “RAYAPRELOVED”. Beragam inisiatif itu, turut mendorong adopsi layanan digital Bank Raya, hingga Juni 2026, pertumbuhan Digital Saving Bank Raya meningkat 66,4 persen (yoy) atau mencapai Rp2,47 triliun.
Hingga kuartal II/2026 peningkatan Digital Saving mencapai Rp2,47 triliun atau tumbuh 66,4 persen (yoy), peningkatan transaksi di Aplikasi Raya 41,2 persen, dan mencapai 3 juta transaksi. Peningkatan transaksi perbankan itu, mencerminkan makin luas pemanfaatan fitur-fitur pengelolaan keuangan di Aplikasi Raya oleh masyarakat.
Peningkatan adopsi produk digital Bank Raya di masyarakat mendorong pertumbuhan digital saving juga meningkat, tercermin pada rasio CASA Bank Raya pada Kuartal II/2026 tumbuh menjadi 38,09 persen dari sebelumnya 29,72 persen pada kuartal II/2025. Melalui Raya Preloved Bazaar Vol.2, Bank Raya terus memperkuat posisi sebagai bank digital.
Related News
IHSG Turun Tipis ke 6.343, Saham-Saham Bakrie Kinclong
Perkuat Pendidikan Karakter, ini Aksi Nyata Alumni ITB Angkatan 1985
IHSG Mendatar di Sesi I, Saham Grup Bakrie Justru Berpesta!
RI-China Bakal Sulap Madura Jadi Kawasan Industri Berat
IHSG Dibuka Mencuat 0,45 Persen Dekati Level 6.400
Wall Street Koreksi, IHSG Kian Kinclong





