IHSG Anjlok 2,03 Persen, Kelompok Saham Aneka Industri Turun Paling Parah
:
0
EmitenNews– Indeks harga saham gabungan (IHSG) tergerus mencapai lebih dari 2 persen pada penutupan perdagangan hari ini (11/10). Tertekan sentiment negatif bursa saham global terutama pasar saham Amerika Serikat (AS) yang juga ditutup turun signifikan tadi pagi. IHSG merosot sebesar 2,03 persen ke level 5.702,822 pada penutupan perdagangan Kamis (11/10). Kumpulan 45 saham paling likuid dalam Indeks LQ45 bahkan lebih parah lagi, terperosok dengan penurunan sebesar 2,36 persen. Di antara 10 indeks saham berdasarkan sektor bisnisnya, kelompok saham aneka industri mengalami penurunan paling parah pada perdagangan hari ini. Mencapai 2,92 persen. Indeks saham sektor keuangan di posisi terparah kedua dengan penurunan sebesar 2,68 persen, diikuti indeks saham sektor pertambangan dengan penurunan sebesar 2,46 persen. Seluruh indeks saham sektoral ada di zona merah pada perdagangan saham hari ini. Indeks saham consumer terbilang paling bertahan dengan koreksi hanya 0,89 persen. Investor asing dalam posisi jual dengan penjualan bersih (foreign net sell) sebesar Rp1,188 triliun pada perdagangan hari ini. Deretan saham paling “lemah” atau top losers hari ini dipimpin PT Cottonindo Ariesta Tbk (KPAS) dengan penurunan sebesar 24,73 persen diikuti PT Trust Finance Indonesia Tbk (TRUS) sebesar 20 persen, dan PT Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI) sebesar 17,53 persen. Sebaliknya jajaran saham dengan kenaikan tertinggi (top gainers) dipimpin new comer PT Superkrane Mitra Utama Tbk (SKRN) dengan kenaikan sebesar 50 persen. Posisi kedua ditempat PT Asia Pacific Investama Tbk (MYTX) yang naik 28,69 persen dan PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) dengan kenaikan sebesar 25,00 persen.
Related News
Sumbang 30% Sales, Microsoft Beli Lahan Industri DMAS Demi Data Center
Kredit Macet Susut, Laba Bersih Woori Finance (BPFI) Naik Hampir 90%
IHSG Terkapar di Bawah 5.000, BEI Buat Keputusan Bersejarah
Indonesia Menuju Standalone Market, Benarkah MSCI Terlalu Berlebihan?
Gendong Segmen Rugi, DEWA Toreh Efisiensi Ciamik & Laba Naik 114%
BYAN Sebelum vs Sesudah Dicaplok Haji Isam





