EmitenNews.com—Bursa AS, bursa saham Wallstreet ditutup melemah pada Rabu (17/8) waktu setempat, setelah rilis risalah pertemuan pejabat The Fed yang memberikan sinyal bahwa The Fed akan memperlambat kenaikkan suku bunga pada pertemuan di bulan September setelah melihat data-data ekonomi yang mulai membaik. Indeks Dow Jones Industrial Average (DJI) (-0.50%), S&P 500 (-0.72%) dan Nasdaq (-1.25%).

 

Indeks Eropa, bursa saham Eropa ditutup melemah pada Rabu (17/8) waktu setempat, rilis data GDP Zona Eropa (QoQ) (Q2) mengalami penurunan menjadi 0.6% dari Kuartal sebelumnya sebesar 0.7%. Selain itu rilis data CPI Inggis (Y0Y) yang kembali meningkat menjadi 10.1% dari 9.4% turut menjadi penekan indeks. Indeks DAX (-2.04%), FTSE 100 (-0.27%), dan CAC 40 (-0.97%).

 

Bursa Asia, bursa saham Asia ditutup mayoritas menguat pada perdagangan Rabu (17/8), setelah Pemerintah China mengumumkan akan memberikan berbagai stimulus ekonomi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi China. Indeks NIKKEI (+1.23%), Hang Seng (+0.46%), Shanghai (+0.45%) dan  KOSPI (-0.67%). 

 

Komoditas, harga minyak mentah Rebound pada perdagangan Rabu (17/8), setelah data stok minyak mentah AS turun sebesar 448.000 barrel dan  persediaan bensin turun sekitar 4.5 juta barrel. Harga minyak Brent USD 93..05/barrel (+0.77%), WTI USD 87.58/barrels (-0.56%).

 

“Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Selasa (16/08) ditutup menguat 40 poin pada level 7133 (+0.57%). Sektor yang menjadi penopang adalah IHSG IDXTECHNO (+1.53%) dan IDXNCYC (+0.65%). Secara Teknikal IHSG diperkirakan akan bergerak dalam range 7000-7260,” kata Dimas, Analis Bahana Sekuritas.