EmitenNews.com -  IHSG ditutup melemah pada perdagangan  senin (11/10/21) sebesar 0,34% (- 22,73 poin) menuju level 6.459,69 dengan nilai Transaksi 16,2 Triliun. Pelemahan terjadi seiring transaksi Investor yang mengurangi pembelian nya dengan net buy 553,73 miliar di pasar reguler. 

 

IHSG sudah menunjukkan eksistensi pada pencapaian nya pada level tertinggi di area 6.056,55, seperti kita ketahui pencapaian tertinggi ini terjadi pada awal tahun 2021, selain itu para investor asing masih mendominasi transaksi besar pada saham BBRI dan BMRI. Rilis data penjualan ritel yang menunjukkan perbaikan tak mampu mengangkat IHSG. 

 

Bank Indonesia (BI) melaporkan indeks penjual riil (IPR) tumbuh 2,1% secara bulanan di bulan Agustus 2021. Penjualan ritel secara bulanan mengalami akselerasi jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang terkontraksi 5% mom. 

 

“IHSG Akan berpotensi melanjutkan pelemahan nya pada level area 6.400 - 6.480 dengan pertimbangan Indikator Moving Average menunjukan posisi puncak uptrend di area level tertinggi 6.506 yang sudah tersentuh, Indikator stochastic berpotensi deathcross pada area puncak overbought imbas false break area resistance. Sehingga secara teknikal IHSG akan bergerak melemah,” ujar Indra Tedja Kusuma Analis Sucor Sekuritas, Selasa (12/10/2021).

 

Adapun saham-saham yang menjadi pilihan Sucor Sekuritas pada perdagangan hari ini adalah ANTM, LPPF, ADRO, BNBA, MEDC dan MAYA. 

 

ANTN Spekulasi Buy dengan support di 2380 cutloss jika break di bawah 2340 Jika tidak break di bawah 2400 potensi naik ke 2480 - 2530 short term. 

 

LPPF Buy On Weakness dengan support di 2640 cutloss jika break di bawah 2610  jika tidak break di bawah 2680 potensi naik ke 2760 - 2810 short term. 

 

ADRO Spekulasi Buy dengan support 1880 cutloss jika break di bawah 1860 Jika tidak break di bawah 1900 potensi naik 1950- 1980 short term. 

 

BNBA Spekulasi Buy dengan support di 1400 cutloss jika break di bawah 1380 Jika tidak break di bawah 1420 potensi naik ke 1490 - 1520  short term.