EmitenNews.com -IHSG membentuk gap up di Rabu (20/12). Sementara, Stochastic RSI dan MFI cenderung bergerak turun. Dengan demikian, IHSG diperkirakan akan cenderung konsolidasi di pivot level 7200 pada perdagangan Kamis (21/12).
Sentimen utama dalam negeri, Bank Indonesia (BI) akan menggelar rapat dewan gubernur (RDG) untuk memutuskan kebijakan moneter dalam negeri (21/12). BI diperkirakan mengikuti keputusan sejumlah bank sentral lainnya dengan menahan sukubunga acuan di level saat ini 6%.
Dari komoditas, harga minyak berpotensi melanjutkan penguatan. Pasca penyerangan terhadap kapal-kapal di Laut Merah yang mengganggu perdagangan dan memaksa mayoritas perusahaan pelayaran untuk mengubah rute kapal.
Dari data ekonomi, AS akan merilis sejumlah data ekonomi pada esok hari (21/12). Salah satunya data US GDP Growth Rate QoQ Final yang diperkirakan meningkat sebesar 5.2% di Q3-2023 dari 2.1% di Q2-2023.
“Top picks di Kamis (21/12) adalah INDY, SMGR, JPFA, INTP, MTEL, UNTR, dan ITMG,” kata Head Of Research Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan.
Related News
Tutup September, IHSG Merosot ke 6.071, Emiten Hary Tanoe Top Losers
Bursa Siang Masih Menguat, IHSG Mendarat di 6.130
IHSG Bangkit Menguat, Dibuka 0,57% ke Level 6.156
IHSG Melorot, Serok Saham ANTM, BBRI, TINS, dan SMGR
IHSG Rawan Koreksi, Jebol Level 6.000
Proyek Ternak Rp17 T Mentan Potensi Cuan Buat Emiten Pakan





