EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini. Kamis (17/2) akan bervariasi cenderung menguat. Itu mengingat kondisi global membuat volatilitas harga. Oleh karena itu, IHSG masih akan menguji teknikal resistance setelah membentuk gap up.
Kondisi itu, membuat IHSG bertolak dari level resistance untuk menutup gap atau tembus resistance. ”IHSG akan bergerak pada rentang support 6.800, dan resisten 6.880,” tutur Alwin Rusli, Research Analyst Reliance Sekuritas Indonesia, Kamis (17/2).
Secara teknikal, IHSG kembali mengalami gap up, berhasil membentuk lower high, dan berpeluang membentuk higher high akan uji resistance hari ini. Beberapa saham berpotensi naik yaitu TKIM, WSKT, FILM, MBAP, AKRA, IRRA, SMDM, ADHI, ASRI, PGAS, dan HEAL.
Kemarin, IHSG menguat 0,63 persen menjadi 6.850,20. Sektor pendorong lonjakan IHSG yaitu consumer cyclicals naik 3,51 persen, infrastructure surplus 1,90 persen, dan property melesat 1,30 persen. Investor asing membukukan net buy Rp957 miliar, dengan saham paling banyak diburu BBCA, BBNI, dan TLKM.
Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat (AS) Wall Street ditutup bervariasi. Itu didorong data penjualan ritel melonjak 3,8 persen MoM pada Januari 2022. Itu kemudian mengurangi risiko deflasi AS, dan para pelaku pasar masih akan menunggu FOMC.
Bursa Asia dibuka bervariasi. Indeks Nikkei 225 terkoreksi 0,43 persen, Kospi menguat 0,49 persen. Indeks Nikkei terkoreksi menyusul rilis neraca dagang Jepang mengalami tambahan defisit cukup dalam. Alhasil, kondisi tersebut membuat pelaku pasar khawatir kelanjutan pertumbuhan ekonomi Jepang. (*)
Related News
Pasar Masuk Fase Distribusi, Mirae Sarankan Cermati Saham Defensif
IHSG Bangkit! Saham Industri dan Konsumer Jadi Motor Penguatan
MAMI Caplok Schroders Indonesia, Dana Kelolaan Gabungan Nyaris Rp180T
Menghijau, IHSG Sesi I (1/4) Melejit 1,45 Persen ke 7.150
Harga Referensi CPO Periode April 2026 Naik, HPE Kakao Turun
Meski Harga Tak Naik, Pertamina Ajak Masyarakat Hemat BBM





