IHSG dan Hampir Semua Indeks Saham Global Menguat, Cuma Dua yang Minus
Ilustrasi indeks saham global. FOTO-Istimewa
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertengger di level 9.075,41 per 15 Januari 2026. Catatan itu tumbuh 4,96% secara year to date (ytd).
Menurut data World Index Comparison, pertumbuhan tersebut menempatkan IHSG berada di urutan tiga besar di ASEAN. Kemudian tujuh besar di Asia Pasific dan 10 besar secara global.
Namun IHSG bukan hanya satu-satunya indeks saham yang punya performa baik dalam mengawal tahun 2026. Dari 35 indeks dalam World Index Comparison, 33 di antaranya juga punya pertumbuhan positif.
Secara keseluruhan, indeks saham Korea KOSPI Index menjadi yang nomor satu. KOSPI Index tumbuh 13,84% ke level 4.797,55.
Dengan catatan itu, hanya ada dua indeks saham saja yang pertumbuhannya minus. Adalah indeks saham India S&P BSE SENSEX Index dan indeks saham Irlandia ISEQ All-Share Index.
India S&P BSE SENSEX Index berada di urutan buncit World Index Comparison dengan pertumbuhan minus 2,16%. Sementara Irlandia ISEQ All-Share Index tumbuh minus 0,36% dan berada di urutan 34. (*)
Related News
Mengenal 4 Persen Rule, Rumus Financial Freedom saat Pensiun
Pertamina NRE Gandeng Suzhou Kembangkan Pembangkit Tenaga Sampah
Februari Berlanjut, Penyaluran Beras SPHP Tak Berjeda
Program S'RASA Antarkan Kecap Indonesia Masuk Pasar Belanda
HPE Konsentrat Tembaga dan Emas Periode Kedua Januari 2026 Naik Lagi
Sektor Digital Diperkirakan Bisa Sumbang 20 Persen Pertumbuhan Ekonomi





