IHSG Diprediksi di Kisaran 6.550-6.652, Buntuti Sembilan Saham Ini
EmitenNews.com - IHSG pada perdagangan Jumat 17 Desember 2021 ditutup menguat 0,11% pada level 6601. Saham sektor energi membukukan kenaikan terbesar. Sedangkan saham sektor konsumer cyclical mengalami koreksi terbesar. Investor asing net buy Rp148,58 miliar.
Pada perdagangan hari ini IHSG diperkirakan bergerak pada kisaran support 6550/6525 dan resistance 6630/6652.
Indeks di bursa Wall Street pada akhir perdagangan pekan lalu ditutup melemah. Pelemahan terjadi akibat kekhawatiran investor akan rencana pengetatan kebijakan moneter oleh The Fed serta masih berlangsungnya pandemi.
Perdagangan pada Jumat bersamaan dengan jatuh temponya kontrak opsi saham, opsi indeks, saham futures dan indeks futures, yang dikenal sebagai “quadruple witching”, yang biasanya menambah volatilitas di pasar.
Saham sektor teknologi dan keuangan mengalami koreksi terbesar di perdagangan akhir pekan lalu.
"Investor tampaknya melakukan rotasi sektor dari sektor teknologi ke sektor konsumer menjelang pengetatan kebijakan moneter oleh The Fed bersama dengan tingginya inflasi dan terjadinya penyebaran virus omicron di AS," kata analis Waterfront Sekuritas, Ratna Lim.
Data ekonomi AS yang akan dirilis pada pekan ini antara lain consumer confidence, existing home sales, personal income, personal spending, PCE prices dan new home sales.
Untuk perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini Waterfront Sekuritas memilihkan saham BBCA, LSIP, BMRI, ARTO, TLKM, EXCL, ADRO, EMTK, dan SCMA.(fj)
Related News
Produksi Jagung Pangan Untuk Industri Digenjot, Targetnya 18 Juta Ton
Wamenkeu: Tarif Layanan Seharusnya Bukan Fokus Cari Untung
Aset Perbankan Syariah Capai Angka Tertinggi Sepanjang Masa
Sektor Halal Value Chain Tumbuh 6,2 Persen Pada 2025
PTBA Targetkan Kapasitas Produksi 100 Juta Ton
Berlaku 2027, AHY: Kebijakan ODOL Tak Boleh Hanya Sasar Pengemudi





