EmitenNews.com -IHSG ditutup naik 0.44% kemarin, disertai dengan net buy asing Rp625 miliar. Saham yang paling banyak dibeli asing adalah BBCA, TLKM, BBRI, MDKA dan BREN.

Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas Fanny Suherman mengatakan, “Hari ini IHSG berpotensi bergerak melemah terbatas. Level support IHSG berada di 7150-7180 dan level resist IHSG berada di 7240-7250.”

Kemarin indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah sebesar 1,27%, begitu juga dengan S&P 500 yang turun sebesar 1,47%, sementara indeks Nasdaq turut terkoreksi sebesar 1,50%. Investor melakukan aksi profit taking setelah kenaikan indeks beberapa hari terakhir. FedEx mencatat penurunan terdalam di di S&P 500. Perusahaan melaporkan kinerja kuartal kedua tahun fiskal di bawah ekspektasi baik dari sisi pendapatan maupun laba bersih. Di sisi lain Alphabet mencatat kenaikan. Bursa Eropa bergerak variatif di mana FTSE 100 menguat 1,02% sementara DAX Performance Index melemah 0,07%.

Kemarin bursa di kawasan regional Asia Pasifik mencatat pergerakan beragam. Kospi mencatat kenaikan tertinggi sebesar 1,78%, disusul oleh Nikkei (1,37%). Sementara di sisi lain bursa China terkoreksi. Jepang mencatat defisit neraca perdagangan November 2023 sebesar JPY 776,9 miliar. China memutuskan untuk mempertahankan loan prime rate 1 tahun dan 5 tahun masing- masing 3,45% dan 4,2%. Hari ini Bank Indonesia akan memutuskan suku bunga yang diperkirakan tetap sebesar 6%.

TLKM: Spec Buy Area beli di 3960, cutloss jika break di bawah 3940. Jika tidak break di bawah 3940, potensi naik dengan area jual di 4000- 4050 short term.

BREN: Buy if Break 7575 Area jual di 7700-7800 short term. Jika belum break di atas 7575, area beli di 7150-7300, cutloss di bawah 7150.

BBYB: Buy on Weakness Area beli di 464, cutloss jika break di bawah 452. Jika tidak break di bawah 464, potensi naik dengan area jual di 480- 494 short term.

NCKL: Spec Buy Area beli di 1030, cutloss jika break di bawah 1010. Jika tidak break di bawah 1010, potensi naik dengan area jual di 1050- 1070 short term.

PTRO: Spec Buy Area beli di 5750, cutloss jika break di bawah 5600. Jika tidak break di bawah 5750, potensi naik dengan area jual di 6000- 6150 short term.

CMRY: Spec Buy Area beli di 3900, cutloss jika break di bawah 3880. Jika tidak break di bawah 3900, potensi naik dengan area jual di 3980- 4030 short term.