IHSG Ditutup Naik 0,71 Persen, Saham Tambang Big Cap Turun
Ilustrasi gambar pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI)
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 53 poin atau 0,71%, mencapai level 7.557,14 pada akhir perdagangan Selasa (8/10). Sebanyak 261 saham mengalami kenaikan, 290 saham lainnya justru melemah dan 240 saham stagnan.
Total volume perdagangan di bursa hari ini mencapai 23,68 miliar saham, dengan total nilai transaksi sebesar Rp13,72 triliun.
Kenaikan IHSG didorong oleh enam indeks sektoral yang menguat, dengan sektor keuangan mencatatkan kenaikan terbesar sebesar 1,39%.
Sektor properti juga mengalami penguatan sebesar 1,13%, diikuti oleh sektor teknologi yang naik 0,81%. Di sisi lain, lima indeks sektoral masuk ke zona merah, dengan pelemahan terdalam pada sektor barang baku yang turun 1,77%, sektor energi turun 1,37%, dan sektor kesehatan yang melemah 1,01%.
Saham-saham yang menjadi top gainers di LQ45 hari ini adalah PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) yang naik 5,74%, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) yang menguat 4,81%, dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) yang naik 3,73%.
Di sisi lain, top losers LQ45 terdiri dari PT Vale Indonesia Tbk (INCO) yang turun 6,14%, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) yang melemah 4,80%, dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) yang turun 4,33%.
Saham yang yang mengalami kenaikan harga diantaranya PTRO sebesar Rp700 menjadi Rp13.950 per lembar dan JSPT sebesar Rp560 menjadi Rp2.820 per lembar serta DSSA sebesar Rp325 menjadi Rp41.025 per lembar.
Saham yang mengalami penurunan harga diantaranya FISH sebesar Rp675 menjadi Rp10.500 per lembar dan UNTR sebesar Rp650 menjadi Rp26.425 per lembar serta GEMS sebesar Rp550 menjadi Rp11.625 per lembar
Sedangkan saham yang teraktif diperdagangkan diantaranya AWAN sebanyak 77.084 kali senilai Rp7,9 miliar kemudian VERN sebanyak 71.798 kali senilai Rp143,7 miliar dan BBRI sebanyak 68.117 kali senilai Rp2,59 triliun.
Related News
Bank Pakai Tenaga Kerja Asing? Ini Aturan Baru dari OJK
Going Concern Dipertanyakan, BEI Suspensi Saham DEAL di Seluruh Pasar
Komisi XI Setujui 5 Nama Pimpinan OJK, Ketua Friderica Widyasari Dewi
Skema FCA Dikritik, DPR Minta OJK-BEI Evaluasi Papan Pemantauan Khusus
Esok Bos OJK akan Diumumkan Usai Uji Kelayakan di DPR, Cek Calonnya
Rawan Penyelewengan, OJK Wajibkan Dana IPO Disimpan di Rekening Khusus





