IHSG Ditutup Turun 0,10 Persen, Cek Saham dan Sektor Pemicunya
:
0
Screen perdagangan saham di BEI.
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga penutupan perdagangan hari ini Kamis (20/2) melemah 6,82 poin atau 0,10% ke level 6.788,04.
IHSG bergerak variatif dari batas bawah di level 6.755 hingga batas atas pada level 6.836 setelah dibuka pada level 6.794.
Pelemahan IHSG di penutupan hari ini terseret turunnya 8 indeks sektor yaitu IDXENERGY turun -0,90%, IDXINDUST -0,02%, IDXCYCLIC -0,11%, IDXNONCYC -0,94%, IDXHEALTH -1,13%, IDXFINANCE -0,73%, IDXPROPERT -1,16% dan IDXTRANS -0,86%.
Tiga Indeks sektoral yang menguat adalah IDXBASIC naik 1,46%, IDXTECHNO naik 6,75% dan IDXINFRA naik 0,34%.
Total volume perdagangan saham hingga penutupan hari ini mencapai 18,36 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 11,74 triliun. Sebanyak 245 saham naik, 337 saham turun dan 207 saham stagnan.
Saham-saham yang yang mengalami kenaikan harga diantaranya DCII sebesar Rp11.200 menjadi Rp67.225 per lembar dan EDGE sebesar Rp1.105 menjadi Rp5.575 per lembar serta DAAZ sebesar Rp575 menjadi Rp6.600 per lembar.
Saham-saham yang mengalami penurunan harga diantaranya STTP sebesar Rp2.250 menjadi Rp11.950 per lembar dan CBDK sebesar Rp550 menjadi Rp7.200 per lembar serta PANI sebesar Rp550 menjadi Rp12.325 per lembar.
Saham-saham yang teraktif diperdagangkan diantaranya BBRI sebanyak 69.944 kali senilai Rp1,23 triliun kemudian BBMS sebanyak 61.553 kali senilai Rp1,15 triliun dan WIFI sebanyak 41.165 kali senilai Rp407,08 miliar.
Top losers LQ45 hari ini adalah, Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) (-5,75%), Ciputra Development Tbk (CTRA) (-3,98%) dan Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) (-2,96%),
Sedangkan Top gainers LQ45 adalah, Aneka Tambang Tbk (ANTM) (6,98%), Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) (3,43%) dan Indosat Tbk (ISAT) (3,24%).
Related News
Kinerja CGAS Ngegas, Laba Bersih Melonjak 6 Kali Lipat di Semester I
TPIA Gaet Raksasa Energi Singapura Kucurkan Investasi ke Aster Power
DATA Raup Laba Bersih Melonjak 71 Persen di Semester I 2026
Jawara HSC, ini Kinerja Emiten Sri Tahir (MPRO) Semester I
Babak Belur, CMPP Paruh Pertama Tekor Rp1,45 Triliun
ASLC Catat Pendapatan Naik, Tapi Laba Bersih Susut 54% di Q1 2026





