EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 228,56 poin atau 3,46 persen ke posisi 6.370,68 pada perdagangan Selasa (19/5/2026).

Indeks domestik juga turut terdampak, seperti indeks LQ45 turun 16,27 poin atau 2,50 persen ke posisi 634,82.

Frekuensi perdagangan saham terpantau sebanyak 2.804.569 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 46,07 miliar lembar saham senilai Rp25,80 triliun. Sebanyak 112 saham naik 612 saham menurun, dan 94 tidak bergerak nilainya.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu LCKM, RELI, ASPR, UDNG, dan CINT. Sedangkan saha-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni DSNG, ELPI, TAPG, ICON dan DFAM.

Investment Specialist Korea Investment And Sekuritas Indonesia, Ahmad Faris Mu’tashim mengatakan, pelemahan IHSG terjadi seiring dengan terus melemahnya rupiah, naiknya yield obligasi, serta rumor pembentukan badan ekspor satu pintu oleh pemerintah.

Untuk perdagangan hari ini, Rabu (20/5/2026) IHSG diperkirakan berada pada rentang 6.300 hingga 6.400, seiring menanti pengumuman hasil Rapat Deean Gubernur Bank Indonesia dan pidato Presiden Prabowo di DPR.

"IHSG berpotensi mencari pijakan dalam rentang 6300-6400 menanti pengumuman RDG Bank Indonesia, dan Pidato Presiden pada rapat paripurna DPR hari ini," ujar Faris.

KISI juga memberikan sejumlah saham yang dapat dicermati investor yakni sebagai berikut;
• AMRT, Support: 1310-1365, Resistance: 1520-1570
• MYOR, Support: 1700-1725, Resistance: 1865-1890