IHSG Konsolidatif, Investor Tunggu MSCI
:
0
Suasana penutupan perdagangan IHSG edisi 2025 di Main Hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Bursa Wall Street tidak beroperasi akhir pekan lalu karena libur Juneteenth. Mayoritas indeks bursa Eropa, dan Asia ditutup melemah. Itu karena investor meragukan perjanjian perdamaian Amerika Serikat (AS) dan Iran bisa bertahan lama.
Wakil Presiden AS mengatakan bantuan ekonomi apa pun untuk Iran akan bergantung pada kepatuhan negara tersebut terhadap ketentuan kesepakatan. Presiden Iran menggambarkan perjanjian itu sebagai bersyarat, dan menyetujui memorandum itu, hanya setelah menerima jaminan hak-hak Iran akan dilindungi.
Pembukaan kembali lalu lintas Selat Hormuz akan menjadi fokus utama setelah AS, dan Iran sepakat untuk mencabut blokade. Namun, Iran menyatakan menutup kembali Selat Hormuz pada Jumat, 19 Juni 2026 karena sejumlah syarat dalam kesepakatan perdamaian dengan AS belum dipenuhi.
Investor juga akan mencermati sejumlah data ekonomi AS, termasuk indeks harga PCE, durable goods orders, indeks sentimen konsumen Universitas Michigan, dan survei Fed regional. Indeks PCE inti diproyeksi naik 0,3 persen MoM dari periode April 2026 di level 0,2 persen MoM.
Sebelumnya, Fed menaikkan perkiraan inflasi PCE untuk tahun 2026 menjadi 3,6 persen, dan 2,3 persen untuk tahun depan. Proyeksi indeks PCE inti juga direvisi naik menjadi 3,3 persen tahun ini. Nah, dari domestik, data ekonomi akan dirilis pekan ini adalah M2 Money Supply pada Selasa, 23 Juni 2026.
Selain itu, investor juga menanti pengumuman MSCI mengenai Annual Market Classification Review, 24 Juni 2026 untuk menentukan status Indonesia di Emerging Market. Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana bertemu dengan MSCI untuk klarifikasi hasil MSCI Global Market Accessibility Review yang memberikan penilaian negatif pada kriteria information flow.
Secara teknikal IHSG pekan ini diperkirakan konsolidasi pada kisaran 6.100-6.250. Berdasar data itu, Phintraco Sekuritas merekomendasikan saham Astra (ASII), Dian Swastatika (DSSA), Indosat (ISAT), HM Sampoerna (HMSP), Sinergi Inti Andalan (INET), dan Central Omega (DKFT). (*)
Related News
Rebalancing FTSE Efektif, Begini Proyeksi IHSG Hari Ini
Cermati MSCI, Trader Gulung Saham-saham Berikut
Eksplor Blok M, CIMB Niaga Hadirkan Ada OCTO Land
Pantau Jadwal Cum Dividen Pekan Keempat Juni, Cek Daftarnya
Telisik! 10 Saham Top Losers Pekan ini
Periksa! Berikut 10 Saham Top Gainers dalam Sepekan





