IHSG Lanjut Melemah ke 7.072, Sektor-Sektor Ini Jadi Penekan Utama
:
0
Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta (Emitennews/Aji).
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah pada perdagangan Selasa (28/4/2026). Indeks komposit melemah 34,12 poin atau 0,48% ke level 7.072,39, melanjutkan tren pelemahan sejak hari sebelumnya.
Sepanjang sesi, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 7.151 di awal perdagangan. Namun akhirnya tertekan di sepanjang sesi perdagangan ke posisi terendah harian di 7.032. Tekanan jual yang terjadi di sebagian besar sektor membuat indeks gagal mempertahankan momentum.
Sebanyak 8 dari 11 sektor tercatat melemah, dengan penurunan terdalam dialami sektor barang konsumer primer sebesar 1,61%, diikuti sektor barang baku 1,48%, serta sektor infrastruktur 0,84%. Sektor lain seperti teknologi, transportasi, hingga energi juga ikut berada di zona merah.
Sementara itu, penguatan di sektor keuangan (0,92%), properti (0,27%), dan perindustrian (0,10%) belum cukup kuat untuk menahan laju penurunan IHSG secara keseluruhan.
Aktivitas perdagangan mencatat volume 31,91 miliar saham dengan nilai transaksi Rp17,46 triliun dan frekuensi 2,14 juta kali. Sebanyak 350 saham menguat, 339 saham melemah, dan 129 saham stagnan.
Saham GGRM, SMAR, dan SMMA memimpin penguatan, sedangkan PGUN, MLPT, dan UNTR menjadi penekan indeks.
Sementara, saham-saham yang teraktif diperdagangkan adalah ESIP, PPRE, dan BUMI.
Related News
Dibuka Hijau, IHSG Siang Tergelincir 0,15 Persen ke 7.096
Optimalkan Gas Domestik, Pemerintah Kaji Pemanfaatan CNG
Rp22,59 Triliun Fasilitas Pinjaman Perbankan Belum Dimanfaatkan
Naik Turun, IHSG Pagi Kembali Bergejolak di Level 7.000
Eskalasi Baru Selat Hormuz, IHSG Kembali Tertekan
IHSG Hari Ini Rawan Lanjut Koreksi, Pantau ARCI, MINA, MIDI, dan TINS





