EmitenNews.com - Pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berlanjut. Pada perdagangan Selasa (21/4/2026), indeks turun 0,46% atau 34,73 poin dan ditutup di level 7.559.

Nilai transaksi mencapai Rp18 triliun, melibatkan 43,55 miliar saham dalam 2,7 juta kali transaksi. Sebanyak 386 saham naik, 264 turun, dan 168 tidak bergerak.

Di tengah pelemahan IHSG , sejumlah saham unggulan justru mencatatkan tekanan jual dari investor asing pada penutupan perdagangan sesi II Selasa (21/4). Berdasarkan data transaksi dari Ajaib Sekuritas, sektor perbankan dan pertambangan menjadi sasaran utama pelepasan aset oleh pemodal asing.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menjadi emiten dengan estimasi nilai penjualan bersih terbesar oleh asing. Dengan volume pelepasan sebanyak 51,61 juta lembar pada harga Rp3.270, nilai net sell pada saham bank pelat merah ini diperkirakan mencapai Rp168,76 miliar.

Selain perbankan, dua emiten dari Grup Bakrie juga terpantau dilepas asing dalam jumlah besar. PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) mencatatkan nilai penjualan sekitar Rp55,80 miliar (62 juta lembar di harga Rp900). Menyusul di posisi berikutnya, induk usahanya yakni PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) mencatatkan volume penjualan terbesar mencapai 212,16 juta lembar dengan estimasi nilai Rp50,91 miliar.

Rincian 10 saham dengan penjualan asing terbanyak selama sesi II perdagangan Selasa (21/4):

- BBRI: Rp168,76 Miliar
- BRMS: Rp55,80 Miliar
- BUMI: Rp50,91 Miliar
- SMRA: Rp11,75 Miliar
- BWPT: Rp11,08 Miliar
- MDIA: Rp8,35 Miliar
- IATA: Rp3,66 Miliar
- WMUU: Rp3,25 Miliar
- CPRO: Rp2,50 Miliar
- BSBK: Rp2,24 Miliar

Meski terjadi aksi jual pada saham-saham di atas, hingga akhir sesi 2, investor asing secara agregat masih mencatatkan net buy sebesar Rp473,93 miliar. Dengan total nilai pembelian asing mencapai Rp5,59 triliun, sementara total penjualan berada di angka Rp5,11 triliun.