IHSG Melemah ke 8.218, Saham Big Caps Tekan Indeks
Potret papan perdagangan di teras gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) jelang suasana imlek. Foto: EmitenNews/Aji.
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 46,78 poin atau 0,57 persen ke level 8.218,56 pada akhir perdagangan sesi I hari ini, Jumat (13/2/2026).
IHSG terkoreksi sejak awal perdagangan dan ditutup turun, seiring tekanan pada saham-saham berkapitalisasi besar (big caps).
Sepanjang sesi I, sebanyak 287 saham naik, 368 saham turun, dan 161 saham stagnan. Total volume perdagangan mencapai 28,40 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp12,36 triliun.
Secara sektoral, mayoritas indeks berada di zona merah. IDXBASIC turun 0,81 persen, IDXFINANCE melemah 0,77 persen, IDXHEALTH terkoreksi 0,88 persen, IDXINFRA turun 0,88 persen, IDXNONCYC turun 0,48 persen, IDXPROPERTY melemah 0,12 persen, dan IDXTECHNO terkoreksi 0,61 persen.
Sementara itu, sektor yang menguat antara lain IDXCYCLICAL naik 1,61 persen, IDXENERGY menguat 1,37 persen, IDXINDUSTRY naik 0,78 persen, serta IDXTRANS melonjak 1,79 persen.
Dari jajaran top movers, saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) memimpin penguatan dengan kenaikan 13,93 persen ke 1.595, diikuti PT Bumi Resources Tbk (BUMI) naik 5,19 persen ke 284, serta PT Petrosea Tbk (PTRO) menguat 2,05 persen ke 7.475.
Sebaliknya, saham-saham big caps turut menjadi pemberat (laggards) antara lain PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun 1,45 persen ke 4.060, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) melemah 0,68 persen ke 7.275, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) terkoreksi 0,49 persen ke 5.050.
Ada pula saham-saham big caps lain seperti PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang anjlok 3,9 persen, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) turun 2,8 persen, serta PT Barito Pacific Tbk (BRPT) melemah 2,3 persen turut menahan laju IHSG hingga bertahan di level 8.218 pada penutupan sesi I.
Related News
KISI Raih Obligasi Rupiah Terbaik 2025 di Alpha Southeast Asia Award
SMV Kemenkeu Kucurkan Rp4,48 Miliar Untuk Bangun 56 Rumah Layak Huni
Mendag Dorong Minyak Goreng Second Brand Untuk Bentuk Psikologi Pasar
Bahlil: Hilirisasi Anak Tangga Negara Berkembang Menuju Negara Maju
Kampung Nelayan Akan Dikelola BUMN PT. Agrinas Jaladri Nusantara
Konsumsi Domestik Bawa Industri Logam Tumbuh 15,71 Persen Di 2025





