EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah menguat pada penutupan perdagangan akhir pekan Jumat (22/5/2026). Indeks komposit ngegas naik 67 poin atau 1,1% ke 6.162,04 jelang penutupan perdagangan.

Pada pembukaan perdagangan pagi, IHSG anjlok ke 6.065 namun tak lama kemudian berbalik menguat. Meski sedikit fluktuatif, IHSG mampu menutup perdagangan di zona hijau. Level intraday tertinggi hari ini di 6.171.

Transaksi berjalan cukup ramai dengan total volume 40,26 miliar saham, nilai transaksi Rp21,56 triliun, dan frekuensi jual beli sebanyak 1,97 juta kali.

Sebanyak 449 saham menguat dan di sisi lain 251 saham turun harga. Sebanyak 118 saham lainnya stagnan alias tak berubah harga.

Melihat perkembangan saham-saham yang terdampak rebalancing indeks MSCI, tiga emiten milik Prajogo Pangestu mencatat kenaikan harga. PTRO memimpin dengan kenaikan 8,38% ke Rp3.750. Disusul CDIA dan BRPT yang menguat 6,38% dan 4,9%.

Sementara, BREN, CUAN, dan TPIA lanjut merosot seperti beberapa hari sebelumnya. TPIA bahkan masuk jajaran top losers hari ini

Saham emiten Sinar Mas Group DSSA yang juga terdampak rebalancing MSCI malah semakin ambruk dan bergabung bareng TPIA di barisan top losers. Harganya tersisa jadi Rp545 setelah mencatat penurunan 10,6% atau 60 poin.

Untuk jajaran top gainers akhir pekan ini didominasi oleh saham-saham pengelola sumber daya alam, MDKA naik 24,77%, CBRE naik 24,46%, ENRG naik 22,13%, EMAS menguat 19,67%, dan INCO 18,84%. Untuk puncak top gainers diduduki saham DFAM yang menguat 28,44%.

Seiring IHSG, beberapa indeks bursa kawasan Asia terpantau menghijau. Nikkei Tokyo naik 2,68%, Hang Seng Hong Kong menguat 0,86%, Shang Hai Index naik 0,87%, dan Strait Times Singapura menguat 0,44%.