EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup perdagangan awal pekan, Senin, 26 Januari 2026, di zona positif setelah sempat tertekan pada akhir pekan lalu. Indeks komposit tercatat menguat tipis 24,32 poin atau 0,27 persen ke level 8.975,33.

Penguatan IHSG ditopang pergerakan solid sejumlah indeks sektoral, dengan sektor barang baku tampil sebagai motor utama setelah melesat 4,45 persen. Sektor transportasi menyusul dengan penguatan 1,67 persen, sementara sektor barang konsumen non-siklikal naik 0,41 persen.

Namun demikian, laju penguatan indeks tertahan tekanan dari sebelas sektor lainnya yang bergerak di zona merah. Sektor energi mencatat pelemahan terdalam sebesar 2,39 persen, disusul sektor properti yang turun 2,04 persen dan sektor barang konsumen siklikal yang melemah 1,97 persen.

Dari sisi pergerakan saham, tercatat sebanyak 267 saham menguat, 428 saham melemah, dan 110 saham lainnya stagnan. Aktivitas perdagangan terbilang ramai dengan total volume transaksi mencapai 56,36 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp36,01 triliun.

Saham-saham yang paling aktif diperdagangkan antara lain BUMI dengan frekuensi transaksi sebanyak 252.712 kali dan nilai Rp2,9 triliun, disusul ANTM yang ditransaksikan 133.118 kali senilai Rp2,33 triliun, serta INET sebanyak 117.874 kali dengan nilai transaksi Rp611 miliar.

Di jajaran top gainers, DSSA melesat Rp6.100 menjadi Rp110.600 per saham, MLPT menguat Rp1.950 ke level Rp62.975 per saham, dan RDTX naik Rp1.575 menjadi Rp17.975 per lembar saham.

Sementara itu, tekanan jual menyeret ARKO turun Rp1.175 ke level Rp10.650 per saham. Saham UANG melemah Rp900 menjadi Rp5.475 per saham, dan RATU turun Rp900 ke posisi Rp7.150 per saham.