IHSG Merosot 1,13 Persen, Saham Emiten Prajogo dan Big Banks Tertekan
:
0
Main hall Bursa Efek Indonesia
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (13/8/2026) berakhir anjlok 72,08 poin atau 1,13% ke 6.301,76. Indeks sempat menguat pada pembukaan perdagangan pagi ke level 6.388,23 usai pengumuman hasil review MSCI.
Tak lama setelah dibuka, aksi jual langsung menekan pergerakan indeks. Tercatat sebanyak 452 saham melemah, 175 saham menguat dan 164 saham lainnya stagnan.
Volume perdagangan ramai melibatkan 28,3 miliar saham, frekuensi transaksi capai 1,92 juta kali, dan total nilai perdagangan Rp13,63 triliun.
Selanjutnya, saham-saham big caps dengan transaksi besar mencatat penurunan harga. Emiten Prajogo Pangestu yaitu Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) transaksi Rp1,3 triliun dan harga melemah 3,4%.
Disusul Chandra Asri Pacific (TPIA) Rp687,9 miliar harga turun 4,63%. Selain emiten Prajogo, dua saham bih banks yaitu Bank Central Asia (BBCA) dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI) mencatat transaksi besar tapi harga turun.
Sementara itu, di kelompok saham terlikuid LQ45, Merdeka Battery Materials (MBMA) memimpin pelemahan yaitu 7,27% ke Rp510, diikuti Essa Induatries (ESSA) turun 7,04% ke Rp660, dan Vale Indonesia (INCO) merosot 5,21% ke Rp5.000 per saham.
Untuk top gainers LQ45 dipimpin XL Smart (EXCL) naik 2,73% ke Rp2.630, Bank Negara Indonesia (BBNI) naik 0,84% ke Rp3.610, dan Bank Tabungan Negara (BBTN) naik 0,83% ke Rp1.220 per saham.
Related News
Soal IPO Persib Bandung, Belum Ada Hilal Tunggu Valuasi Rp1 Triliun
IHSG Sesi I Loyo Imbas MSCI, Asing Net Sell Rp1,18T di Saham-Saham Ini
MSCI Depak GOTO, Turunkan CPIN, Pasar RI Terancam Outflow Rp1 Triliun
Jeda Siang (13/8) Usai Review MSCI, Tekan IHSG ke Bawah Level 6.300
MSCI Rombak Konstituen Small Cap Index Asia Pasifik, Cek Daftarnya!
Raksasa Wall Street Suntik USD500 Miliar Ke Nvidia





