IHSG Potensial Rebound, Angkut Saham BIRD, BRMS, dan INCO
:
0
Suasana di plataran Banten Wulung Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhir pekan lalu terkoreksi 0,03 persen menjadi 8.271. Transkasi perdagangan masih didominasi tekanan jual. Meski berada di bawah tekanan, indeks masih berpeluang untuk menguatan.
Sepanjang perdagangan hari ini, Senin, 23 Februari 2026, indeks akan mengitari area support 8.170-8.025, dan posisi resistance 8.408-8.596. Berdasar data dan fakta tersebut, MNC Sekuritas menyarankan para investor untuk mengoleksi sejumlah saham andalan berikut.
Yaitu, Bluebird (BIRD) speculative buy Rp1.725-1.740 per helai dengan proyeksi Rp1.765-1.785 per lembar, dan stop loss Rp1.710 per eksemplar. Bumi Resources Minerals (BRMS) buy on weakness Rp985-1.035 per saham dengan target Rp1.120-1.225 per lembar, dan stop loss Rp900.
Vale Indonesia (INCO) buy on weakness Rp6.425-6.775 per helai dengan target Rp7.225-7.625 per lembar, dan stop loss Rp6.350. Pam Mineral (NICL) buy on weakness Rp1.100-1.170 per saham dengan proyeksi Rp1.375-1.70 per lembar, dan stop loss Rp1.040 per eksemplar. (*)
Related News
Ajaib Dapat Suntikan Rp4,8 Triliun, Bidik Ekspansi ke 1 Negara Baru
Bye-bye Agustus, Begini Proyeksi IHSG Bulan September 2026
IHSG Akhir Agustus Menguat ke 6.525, CPIN Transaksi Jumbo Harga Anjlok
Asing Terpantau Net Buy Rp183,56M di Sesi I (31/8) Jelang Efektif MSCI
Bursa Siang Berbalik Sideways, IHSG Nemplok Kembali di 6.517
Proyek KCI Molor, Peringkat Kredit INKA Anjlok ke idBB





