IHSG Sideways Cenderung Menguat, Cek Saham SMGR, TUGU, AMRT, ELSA dan ASRI
:
0
EmitenNews.com -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan periode 17-21/07/2023 bergerak pada rentang level 6.798 - 6.902 atau menguat sebesar 0.16% (wtd) dan ditutup pada level 6.880 atau menguat sebesar 0,24% (dtd) pada perdagangan hari Jumat (21/07/2023) dibandingkan penutupan hari sebelumnya.
Mengutip data Stocknow.id , untuk periode 24-28 Juli 2023, IHSG akan dipengaruhi beberapa sentimen seperti Bank Indonesia akan meriilis BI 7-Day Reverse Repo Rate pada hari Selasa yang diperkirakan bertahan di level 5,75%. Keuntungan yang diperoleh oleh perusahaan industri China diproyeksi turun 15% dari tahun sebelumnya. Federal Reserve Amerika Serikat (Fed) AS diprediksi akan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) ke kisaran 5,25%-5,50% pada 26 Juli.
Stocknow memproyeksikan IHSG pada perdagangan 24 - 28 Juli 2023 akan bergerak sideways dengan kecenderungan menguat dengan menguji level psikologis 6900. Hal ini disebabkan oleh domestik yang menunggu perilisan data BI 7-Day Reverse Repo Rate pada hari Selasa yang diperkirakan bertahan di level 5,75%.
Sementara dari sisi global, para pelaku pasar menunggu rilis data Federal Reserve Amerika Serikat (Fed) AS diprediksi akan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) ke kisaran 5,25%-5,50% pada 26 Juli.
Kemudian apabila dilihat dari sisi teknikal, pada hari Jumat lalu IHSG ditutup pada level tertingginya yaitu 6880, dimana pergerakan arah candle masih berada di dalam garis support di level 6820 dan resistance di level 6920.
Related News
IHSG Ditutup Merosot 0,43 Persen, Sempat Mau Menyentuh Level 6.000!
IHSG Sesi I (29/9) Perkecil Pelemahan ke 6.134, 3 Sektor Balik Menguat
IHSG Kembali Tertekan Sentimen, Dibuka Melorot ke Level 6.120
IHSG Tertekan, Borong Saham ENRG, AADI, PTBA, dan MEDC
Awas, IHSG Menuju Level Psikologis 6.000
IHSG Rawan Koreksi, Fokus Pasar Beralih ke Hal Ini





