EmitenNews.com—Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di  Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga penutupan perdagangan kemarin, Rabu (3/8) menguat 0,84% atau 58,48 poin ke level 7.046,63. Total volume perdagangan saham mencapai 29,84 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 21,32 triliun. Sebanyak 267 saham menguat, 250 saham yang melemah dan 164 saham flat.

 

“Setelah beberapa hari percobaan penembusan yang cukup alot, akhirnya IHSG sukses ditutup di atas Resistance krusial 7000-7032,” kata Liza C. Suryanata Head Of research NH Korindo Sekuritas, Kamis (4/8/2022). 

 

Kenaikan ini didukung oleh angka Net Buy Asing yang masih terdata positif  sebesar IDR 755.35 milyar di pasar reguler. 

 

Hari ini IHSG berpeluang melanjutkan penguatan menuju target berikut di kisaran : 7145-7175 (Tutup Gap), berkat  sumringahnya Indeks DJIA sebesar +1.29% didorong katalis kuatnya data PMI Services bulan Juli,  ditambah statement St. Louis Federal Reserve Presiden James Bullard yang mengatakan bahwa saat ini Amerika Serikat belum masuk masa resesi ; serta kuatnya  laporan keuangan emiten di tengah  naiknya harga beberapa komoditas seperti: Gold +0.33%, CPO +2.04% & Nikel +0.94%.

 

EMTK Overview Pattern : Cup and Handle. Advise Buy Entry Level:  1925-1890 Average Up >1975-2000 Target:  2080-2100 / 2230-2285 / 2390-2470. Stoploss:  1820. 

 

PTBA Overview Pattern : Double Bottom. Advise Buy  Entry Level:  4230-4200 Average Up >4310 Target: 4540 / 4650.Stoploss: 4160.

 

BBNI Overview Naik ke atas MA50. Advise Buy  Entry Level:  8125 Target:    8400-8475 / 8675. Stoploss:  7975

 

BBTN Overview Pattern :  Parallel Channel MA10 & 20 goldencross. Advise Buy  Entry Level:  1490-1480 Average Up >1505 Target: 1555 / 1665. Stoploss: 1465.