EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melemah hingga 7,03 persen sepekan atau selama periode 26-30 Oktober 2026.

IHSG tutup harga di level 5.057,050 menutup pekan terakhir bulan Oktober 2026. Posisi yang jika dibandingkan dengan pekan lalu mengalami penurunan 382,208 poin dari level 5.439,258.

Padahal di pekan sebelumnya, IHSG tercatat mampu bangkit ke level 5.439,258 dari 5.185,105.

Data perdagangan lainnya pun kompak mengalami penurunan, termasuk kapitalisasi pasar bursa yang kian merosot dari posisi Rp9.583 triliun menjadi Rp8.862 triliun di pekan ini.

Rata-rata nilai transaksi harian juga turun sebesar 29,49 persen menjadi Rp14,339 triliun dari Rp20,34 triliun pada pekan sebelumnya.

Begitu pun dengan rata-rata frekuensi transaksi harian yang menyusut 20,99 persen menjadi 1,54 juta kali transaksi dari 1,95 juta kali transaksi.

Sementara itu, rata-rata volume transaksi harian juga turun 18,85 persen menjadi 23,428 miliar lembar saham dari 39,959 miliar lembar saham.

Adapun pada perdagangan Jumat (30/10), investor asing mencatatkan nilai jual bersih (netsell) sebesar Rp138,71 miliar. Secara kumulatif sepanjang 2026, investor asing membukukan nilai jual bersih sebesar Rp97,921 triliun. 

Seluruh indeks bursa kompak melemah dalam sepekan ini, termasuk indeks baru BEI, yakni IDX Commodity 20 yang melemah 2,89 persen.

Indeks LQ45 melemah 5,83 persen, IDX30 melemah 5,36 persen, dan IDX80 merosot 6,89 persen.