EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup melemah pada perdagangan Rabu (22/4/2026), meski mayoritas sektor mencatat penguatan. Indeks terkoreksi 17,76 poin atau 0,24% ke level 7.541,61, melanjutkan tren fluktuatif sepanjang hari.

Pergerakan IHSG tercatat berada di kisaran 7.513 hingga sempat menyentuh level tertinggi 7.578. Menariknya, delapan indeks sektoral menguat, namun belum cukup kuat menopang indeks utama agar bertahan di zona hijau.

Sektor transportasi menjadi bintang dengan lonjakan 4,76%, diikuti sektor barang konsumen siklikal yang naik 1,21% serta sektor perindustrian yang menguat 1,14%. Di sisi lain, tekanan datang dari sektor barang baku yang turun 0,68%, disusul sektor energi yang melemah 0,16% dan properti yang turun tipis 0,03%.

Aktivitas perdagangan terbilang ramai. Total volume transaksi mencapai 48,77 miliar saham dengan nilai Rp17,46 triliun dan frekuensi 2,9 juta kali. Sebanyak 440 saham menguat, 240 saham melemah, dan 141 saham stagnan.

Pada jajaran top gainers, saham Arkora Hydro Tbk (ARKO) melesat Rp1.700 ke Rp11.700, disusul Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) yang naik Rp770 ke Rp3.850, serta Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) yang menguat Rp550 menjadi Rp26.800 per saham.

Sementara itu, saham Multipolar Technology Tbk (MLPT) terkoreksi Rp1.200 ke Rp25.800, Golden Flower Tbk (POLU) turun Rp1.050 ke Rp16.725, dan Barito Renewables Energy Tbk (BREN) melemah Rp575 ke Rp5.400 per saham.

Adapun saham-saham yang paling aktif diperdagangkan di antaranya DMS Propertindo Tbk (KOTA) dengan frekuensi 180.197 kali senilai Rp599 miliar, Intermedia Capital Tbk (MDIA) sebanyak 89.316 kali senilai Rp371 miliar, serta Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA) sebanyak 81.244 kali senilai Rp223 miliar.