IMPC Gandeng SCG Roofing Untuk Pasarkan Alderon di Thailand
ilustrasi produk alderon hasil produksi PT Impack Pratama Industri Tbk. (IMPC). DOK/IMPC
EmitenNews.com -PT Impack Pratama Industri Tbk. (IMPC), perusahaan manufaktur bahan bangunan nontradisional, mengumumkan langkah terbaru dalam ekspansi regionalnya.
Pada bulan lalu, Perseroan secara resmi telah menandatangani perjanjian distribusi dengan SCG Roofing Company Limited (SCGR), perusahaan terdepan dalam bahan konstruksi di kawasan ASEAN, yang telah berspesialisasi di produksi atap dan aksesoris atap selama lebih dari 80 tahun.
SCGR merupakan anak usaha dari The Siam Cement Public Company Limited, salah satu konglomerat terbesar di Thailand. Kemitraan komersial ini bertujuan untuk mendistribusikan atap Alderon di pasar Thailand.
Sebagai bagian dari kemitraan komersial ini, pesanan trial pertama akan dikirimkan pada akhir bulan Januari 2025 setelah melalui proses analisis dan pemahaman pasar yang dilakukan bersama oleh Perseroan dan SCGR selama beberapa bulan terakhir. Langkah ini menunjukkan komitmen Perseroan dalam menghadirkan produk berkualitas tinggi dan ramah lingkungan yang memenuhi kebutuhan konsumen di kawasan ASEAN.
“Pasar ASEAN adalah rumah bagi kami. Kami melihat kawasan ini sebagai ‘pasar utama’ untuk membangun fondasi yang kuat sebelum merambah ke wilayah lainnya,” ujar Haryanto Tjiptodihardjo, Direktur Utama Perseroan. “Kami percaya bahwa kerja sama dengan SCGR akan mempercepat pencapaian visi tersebut.”
Sebagai bagian dari strategi ekspansi regional, tahun lalu Perseroan juga telah berhasil mengekspor atap Alderon ke Filipina, serta memulai produksi mandiri atap Alderon RS di Malaysia. Rencana ekspansi Perseroan untuk tahun 2025 meliputi memperkuat presensi di negara-negara ASEAN, Australia, dan Selandia Baru, dengan tujuan memperkokoh posisi di pasar internasional.
Related News
Kinerja 2025 Melonjak, DCII Tetap Kebut Ekspansi di 2026
SMDR Cetak Laba Bersih USD52 Juta, Ditopang Kontrak Pelanggan
Cetak Laba Bersih Rp1,54T, Tekad Bank Jatim Jadi BPD Nomor Wahid
TSPC Catat Penjualan Rp14 Triliun, Laba Bersih Susut di 2025
Laba BUMI Naik 20 Persen, Tapi Beban Produksi Masih Tekan Margin
Bio Majesty Jual 112 Juta Saham PRDA, Kepemilikan Turun Jadi 12 Persen





