IMPC Investasi Rp250M, Bangun Pusat Pendidikan Polimer Bertaraf Global
:
0
PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) menggelontorkan investasi sekitar Rp250 miliar untuk mengembangkan Impack Polymer Science Institute (IPSI)
EmitenNews.com - PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) menggelontorkan investasi sekitar Rp250 miliar untuk mengembangkan Impack Polymer Science Institute (IPSI), pusat pelatihan polimer yang dirancang untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) kompeten bagi industri plastik dan polimer di Indonesia.
Pengembangan IPSI dilakukan melalui kolaborasi strategis dengan SKZ – German Plastics Center (SKZ – Das Kunststoff Zentrum), salah satu institut plastik berpengaruh di Jerman dan dunia.
Sebagai bagian dari pengembangan IPSI, IMPC menggelar program intensif Training of Trainers (ToT) pada 27-31 Juli 2026. Dalam program tersebut, para instruktur IPSI mendapatkan pelatihan tatap muka selama lima hari dari tenaga ahli SKZ.
Program ini sebelumnya diawali pelatihan daring selama 12 hari yang berlangsung pada 11-13 Mei 2026 dan 2-12 Juni 2026. Pelatihan tersebut membekali para instruktur dengan pengetahuan teknis, metodologi pengajaran, serta praktik terbaik bertaraf internasional.
Direktur Utama IMPC, Haryanto Tjiptodihardjo, mengatakan pengembangan IPSI merupakan investasi jangka panjang perseroan untuk meningkatkan kualitas SDM Indonesia.
"Pengembangan IPSI merupakan investasi jangka panjang Perseroan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Melalui kolaborasi dengan SKZ, kami berkomitmen menghadirkan pelatihan berstandar internasional untuk mendukung upaya pemerintah mengurangi pengangguran sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan dan pendapatan bagi masyarakat, khususnya dari daerah tertinggal," ujar Haryanto, dalam keterangannya, Senin (10/8/2026).
IPSI nantinya menawarkan tiga program pelatihan yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan industri plastik dan polimer. Ketiganya mencakup Fundamentals of Polymer Science and Manufacturing, Operator Training Program: Production Operator, serta Operator Training Program: Maintenance Operator.
Ketiga program tersebut menyediakan jalur pembelajaran mulai dari pemahaman dasar ilmu polimer dan proses manufaktur hingga keterampilan teknis untuk mengoperasikan serta melakukan perawatan mesin dan peralatan manufaktur berteknologi tinggi.
Program IPSI terbuka bagi lulusan SMA dan SMK, operator baru yang memasuki dunia kerja maupun tenaga kerja yang ingin meningkatkan kompetensi di bidang manufaktur dan pemeliharaan industri polimer.
Melalui pelatihan praktis dan hands-on training yang diselaraskan dengan kebutuhan industri, IPSI ditargetkan mampu menyediakan tenaga kerja yang lebih kompeten sekaligus membuka peluang pengembangan karier di sektor manufaktur.
Related News
Medio 2026, Grup Bakrie (DEWA) Kemas Laba Rp354,28M Naik 88,93 Persen!
Masuk Tahap FEED, Proyek Metanol Babak Baru Hilirisasi BUMI
Perdana Melantai, 5 ETF Emas Syariah Rp21,68M Kompak Menguat Naik!
Rugi Menipis, Defisit ZINC Makin Tebal Semester I
Sinergi BNI dan Sumitomo Life Topang Peringkat BNI Life
Private Placement Rp4,35 Triliun Beres, UNSP Alami Rugi 1.736 Persen





