Indef Nilai Margin Bunga Bersih Bank Turun Perkuat Akses KPR Subsidi
:
0
Ilustrasi Rumah Subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Dok Rumah123.
EmitenNews.com - Upaya memperluas akses pembiayaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dapat diperkuat melalui penurunan margin bunga bersih (net interest margin (NIM) perbankan.
Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Esther Sri Astuti mengungkapkan hal tersebut dalam keterangannya yang dikutip Sabtu (1/8/2026).
Berbagai insentif yang telah diberikan pemerintah, seperti pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), sudah membantu meningkatkan keterjangkauan kepemilikan rumah. Namun, efektivitas pembiayaan masih dapat ditingkatkan dengan menekan margin bunga perbankan.
"NIM Indonesia sudah sangat tinggi dibandingkan negara-negara lain di ASEAN. NIM harus ditekan agar pembiayaan lebih terjangkau bagi debitur," kata Esther Sri Astuti.
Penurunan NIM dapat mengurangi beban pembiayaan masyarakat sehingga semakin banyak MBR yang mampu mengakses kredit pemilikan rumah (KPR).
Selain itu, pemerintah dan perbankan juga perlu mengevaluasi kebijakan pelunasan dipercepat agar debitur yang memiliki kemampuan melunasi kredit lebih awal tidak terbebani biaya tambahan.
Jika ada debitur yang akan melakukan pelunasan lebih cepat, bank biasanya memberikan penalti. Ini harus diubah untuk menghindari non-performing loan atau kredit macet KPR. ***
Related News
Stok Afrika Melimpah, HR Biji Kakao Drop ke USD 5.613,6
Sawit Anjlok, HR CPO November Dipangkas 6,07 Persen
TAF Rilis Obligasi Rp420 Miliar, Fitch Sematkan Peringkat Tertinggi
Investor Ragukan Profit AI, Saham Intel Rontok 28,58%
Antisipasi Krisis Energi, ASEAN Pacu Ratifikasi Pakta APSA
Nasdaq Tambah Jam Perdagangan, MSCI tak Masukan Perhitungan Indeks





