EmitenNews.com - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, melambung 60,22 poin, atau sekitar 2,63 persen, pada Senin (9/1/2023), menjadi 2.350,19.

 

Volume perdagangan moderat mencapai 334,74 juta saham senilai 6,9 triliun won atau sekitar US$5,2 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 799 berbanding 93.

 

Indeks Kospi melambung dipicu ekspektasi perlambatan peningkatan suku bunga Federal Reserve setelah terjadi kontraksi aktivitas jasa dan perlambatan pertumbuhan gaji di Amerika Serikat.

 

Investor asing dan institusi total meraup saham senilai 1,4 triliun won, sedangkan investor ritel melepas saham senilai 1,39 triliun won.

 

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing melambung 2,9 persen dan 3,5 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor melonjak 2,8 persen, sedangkan saham perusahaan manufaktur baterai penyimpanan LG Energy Solution meningkat 4,5 persen.

 

Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 25,10 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.243,50 won per dolar AS.

 

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, di kala Bursa Efek Tokyo, Jepang, tutup sehubungan berlangsungnya libur perayaan Hari Kedewasaan. Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang melonjak 2 persen ke level tertinggi dalam lima bulan terakhir.

 

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 41,70 poin, atau sekitar 0,59 persen, menjadi 7.151,30. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Filipina menguat, sedangkan Bursa Indonesia melemah.

 

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 18,33 poin, atau sekitar 0,58 persen, menjadi 3.175,96.