EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju ke zona hijau pada perdagangan akhir pekan, Jumat (7/8/2026) dengan ditutup di 6.409,65 atau melesat 65,94 poin (1,04%). Indeks sudah menguat sejak awal perdagangan dan sentuh level tertinggi intraday saat jam perdagangan berakhir.

Penguatan harga 355 saham menopang IHSG anteng melaju di zona hijau. Ada 235 saham yang melemah dan 203 saham lainnya stagnan.

Volume perdagangan capai 38,06 miliar saham dengan frekuensi transaksi 2,2 juta kali, dan total nilai transaksi Rp16,46 triliun.

Saham Dian Swastatika Sentosa (DSSA) teratas dalam nilai transaksi sebesar Rp1,3 triliun, harganya naik 0,52% ke Rp975. Chandra Asri Pacific (TPIA) menyusul Rp1,3 triliun dan harga menguat 4,69% ke Rp2.230. Bank Rakyat Indonesia (BBRI) catat transaksi Rp1,1 triliun dan harga menguat 2,96% ke Rp3.130 per saham.

Dari sisi volume, saham-saham Bakrie menguasai. Bumi Resources (BUMI) 4,4 miliar saham dan harga menguat 4,47% ke Rp187. Menyusul Graha Andrasentra Propertindo (JGLE) sebanyak 2,3 miliar saham namun harga melemah 5%. Bakrie & Brothers (BNBR) 1,8 miliar saham, harga menguat 0,95% ke Rp106 per saham.

Di jajaran LQ45, Indosat (ISAT) memimpin penguatan tertinggi sebesar 14,21% ke Rp2.170, disusul Indika Energy (INDY) naik 5,88% ke Rp2.700, dan berikutnya adalah BUMI.

Di lain sisi, anggota LQ45 dengan penurunan paling dalam adalah Mitra Adiperkasa (MAPI) turun 5,03% ke Rp1.605, Vale Indonesia (INCO) merosot 0,92% ke Rp5.400, dan AKR Corporindo (AKRA) melemah 0,7% ke Rp1.420 per saham.