EmitenNews.com - Selama puluhan tahun investasi emas selalu diidentikkan dengan kepingan fisik berukuran gram, mulai dari satu, lima, hingga puluhan gram. Ketika harga satu gram emas kini makin melambung hingga menyentuh angka jutaan Rupiah, muncul psychological barrier cukup besar di tengah masyarakat. Banyak orang akhirnya terjebak dalam perangkap “tunggu uang cukup dulu" hingga tanpa disadari niat untuk berinvestasi justru terus tertunda.

Padahal, cara berinvestasi emas kini telah berubah secara fundamental. Hambatan klasik seperti kerepotan menyimpan sertifikat fisik, risiko kehilangan, hingga mekanisme buyback menyita waktu kini tidak lagi menjadi persoalan di era finansial digital. Membangun portofolio investasi saat ini tidak lagi diukur dari seberapa besar modal awal yang dimiliki, melainkan seberapa cepat dan konsisten memulainya.

Menjawab kebutuhan itu, PT Indo Premier Investment Management (IPIM) berkolaborasi dengan PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) menghadirkan inovasi produk baru Power Fund Series (PFS) pada platform IPOT Fund bernama Reksa Dana Syariah Premier ETF Gold Sharia Indonesia (XGLD) sebagai ETF Emas tercatat perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI), yang membuka peluang tidak perlu lagi menunggu sampai memiliki modal besar untuk investasi logam mulia.

"Melalui inovasi produk PFS XGLD ini batas modal besar itu runtuh. Siapa pun kini bisa mulai menabung emas hanya mulai dari 0.1 milligram (1 unit penyertaan), sebuah langkah kecil yang siap mengubah modal kecil menjadi pondasi kekayaan di masa depan," jelas Direktur PT Indo Premier Investment Management (IPIM), Noviono Darmosusilo.

Ia menambahkan kode efek XGLD dipilih oleh PT Indo Premier Investment Management sebagai nama ETF emas satu-satunya di Indonesia karena secara alami memiliki natural association dengan kata "GOLD", mengikuti jejak ETF emas paling populer di pasar global Amerika Serikat, sehingga sangat intuitif, dan mudah diingat oleh masyarakat pemodal Indonesia.

Selanjutnya, sebagai Premier ETF Gold Sharia Indonesia, XGLD menawarkan proposisi investasi emas yang transparan, dan sepenuhnya mematuhi prinsip syariah melalui akad Wakalah bil al-Ujrah untuk pengelolaan dana, Bai' al-Muthlaq untuk transaksi emas fisik, pengawasan berlapis dari Dewan Pengawas Syariah, serta berlandaskan Fatwa DSN-MUI No. 163/DSN-MUI/VIII/2025.

5 Keuntungan Investasi PFS XGLD

Tidak sekadar menawarkan kemudahan investasi emas, Reksa Dana Syariah Premier ETF Gold Sharia Indonesia (XGLD) hadir membawa solusi aman, dan transparan. Berikut 5 keunggulan utama menjadikan XGLD pilihan tepat untuk portofolio.

1. Underlying Aset Emas Murni. XGLD menghadirkan cara berinvestasi emas murni jauh lebih aman, dan praktis dengan mengintegrasikan langsung dalam infrastruktur pasar keuangan. Underlying XGLD ini portofolionya berbasis aset emas murni dengan ketentuan komposisi portofolio kas maksimal hanya 5 persen. Berbeda dengan emas fisik yang perlu penyimpanan, dan rawan hilang atau pencurian, investor XGLD tidak perlu lagi memikirkan risiko perampokan, biaya sewa brankas, hingga proses buyback, dan appraisal merepotkan. Sistem physical lock telah digantikan oleh perlindungan digital defense berlapis di IPOT.

Meski ditransaksikan secara digital dan fleksibel mengikuti harga bursa real-time, kepemilikan XGLD tetap didukung aset riil (physical gold underlying). Portofolio XGLD terhubung langsung dengan emas murni bersertifikat internasional LBMA (London Bullion Market Association) atau SNI, sehingga memberikan efisiensi tinggi tanpa mengorbankan kualitas dan keaslian aset.