Industri Baterai Turki, Aspilsan, Terbuka Kolaborasi Dengan IBC
Saat menghadiri 12th Annual Teknofest Aerospace and Technology Festival yang berlangsung di Bandara Internasional Atatürk, Istanbul, Turki, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita sempat menyambangi stan Aspilsan, salah satu industri energi dan baterai Turki yang engembangkan solusi untuk kendaraan listrik.(Foto: Kemenperin)
EmitenNews.com - Saat menghadiri 12th Annual Teknofest Aerospace and Technology Festival yang berlangsung di Bandara Internasional Atatürk, Istanbul, Turki, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita sempat menyambangi stan Aspilsan, salah satu industri energi dan baterai Turki yang engembangkan solusi untuk kendaraan listrik.
Kunjungan ini menjadi penting mengingat Indonesia tengah mendorong ekosistem kendaraan listrik berbasis baterai sebagai bagian dari transformasi industri nasional. Karena itu Menperin menilai penting Indonesia bekerja sama dengan Aspilsan dalam pengembangan baterai kendaraan listrik, baik untuk kebutuhan sipil maupun militer.
Perusahaan asal Turki, Aspilsan, yang dikenal sebagai produsen sel baterai lithium-ion, membuka ruang kolaborasi dengan Indonesia Battery Corporation (IBC). Dengan kapasitas produksi mencapai 21,6 juta unit per tahun, Aspilsan berpotensi memperkuat rantai pasok ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
Saat ini, populasi kendaraan listrik di Indonesia terus meningkat pesat, dari 116 ribu unit pada 2023 menjadi 207 ribu unit pada 2024. Proyeksi kebutuhan material baterai untuk kendaraan listrik nasional pun melonjak signifikan, sejalan dengan megaproyek ekosistem baterai EV yang baru saja diresmikan Presiden Prabowo Subianto, dengan nilai investasi mencapai USD5,9 miliar atau sekitar Rp96 triliun.
“Indonesia siap mendukung kolaborasi dengan Turki dalam industri baterai, baik melalui riset bersama, investasi, maupun transfer teknologi, agar rantai pasok regional dapat lebih kuat dan berdaya saing,” ujar Agus.
Sebagai informasi, Teknofest Aerospace and Technology Festival adalah ajang tahunan yang digagas sejak 2018 oleh Turkish Technology Team Foundation (T3 Foundation) bersama Kementerian Industri dan Teknologi Turki. Festival ini bertujuan memacu minat generasi muda terhadap sains dan teknologi sekaligus mempercepat perkembangan ekosistem inovasi di Turki.(*)
Related News
Perkembangan Terbaru si Saham Rp1
Saham di Bawah Gocap, Masih Mantap atau Bikin Engap?
Pupuk Indonesia Siap Gelontorkan 9,8 Juta Ton Pupuk Subsidi di 2026
Dana Darurat Untuk 3 Provinsi Bencana Sementara Terkucur Rp268 Miliar
Cadangan BBM dan LPG di Atas Standar Minimum Nasional
IHSG Tutup 2025 di Zona Hijau, Catat 24 Kali ATH Sepanjang Tahun





